Monday, October 16, 2017

Budidaya IKAN CUPANG

5 CARA MUDAH UNTUK PEMULA BERBUDIDAYA IKAN CUPANG

Budidaya ikan cupang, majalahikan.com - Ikan cupang adalah ikan hias yang banyak penggemarnya, tak heran jika di banyak sosial media bertebaran banyak groub atau komunitas pecinta ikan cupang.

Seiring banyaknya permintaan ikan cupang di pasaran, menjadikan budidya ikan cupang termasuk bisnis sampingan yang menjajikan.

Saya katakan bisnis sampingan karena budidaya ikan cupang tidak banyak menyita waktu.

Selain dari pada itu budidaya ikan cupang tidak memerlukan ruang / tempat yang luas dan biaya / modal besar 

Lain halnya dengan ikan koi, untuk membudidayakan ikan koi maka dibutuhkan tempat luas dan juga biaya yang agak lumayan.

Akan tetapi jika berminat untuk memebudidayakan ikan koi silahkan baca Panduan Mudah Dan Lengkap Budidaya Ikan Koi

Untuk membudidayakan ikan cupang memang mudah, hanya butuh beberapa langkah saja.

Langkah pertama Untuk Budidaya Ikan Cupang Adalah memilih induk



Pilihlah sepasang induk yang bagus dan memang sudah saatnya untuk kawin atau matang gonad.

tandanya ikan cupang sudah saatnya kawin atau lebih dikenal dengan sebutan shobu, muncul gelembung udara di permukaan air yang semakin banyak.

Jangan sembarang pilih indukan ya....

pilih sepasang ikan cupang yang besarnya hampir sama

yang sehat dan tidak cacat

juga harus dipastikan umur ikan cupang sudah lebih dari 5 bulan, karena kalau umur ikan cupang kurang dari itu (jantan) biasanya tidak mau menjaga burayak.

juga jangan memilih iduk ikan cupang jantan yang umurnya lebih dari 8 bulan, karena kualitas spermanya sudah menurun dan tidak lagi optimal memebuahi telur.

untuk betina sebaiknya pilih yang perutnya buncit / besar

kenapa.....?

karena ikan cupang betina yang perutnya buncit / besar akan banyak menampung / memiliki telur.

sudah tahukah perbedaan antara ikan cupang betina dan ikan cupang jantan...?

kalau belum, berikut adalah ciri - cirinya:

ikan cupang jantan bisa dikenali dengan gerakanya yang lincah

warna ikan cupang jantan lebih cerah dibanding ikan cupang betina

ikan cupang bisa diketahui bahwasanya itu adalah ikan cupang jantan dengan betuk sirip dan ekornya yang mengembang

tubuh ikan cupang jantan juga agak lebih besar dibanding ikan cupang betina.

Tambahan Penting : jika dalam budidaya ikan cupang ini sukses, sangat disarankan untuk betina jangan dikawinkan lagi, karena keturunanya akan banyak didominasi dengan ikan cupang betina.

kalau untuk yang jantan silahkan dikawinkan lagi, akan tetapi harus dengan interval 2 - 3 minggu.

Sedangkan untuk Ikan cupang Jantan bisa dikawinkan sampai 8 kali.

Langkah Ke Dua Untuk Budidaya Ikan Cupang Adalah Menyiapkan Wadah Pemijahan


cara memijahkan ikan cupang

wadah yang digunakan untuk memijah ikan cupang bisa dari baskom atau ember

akuarium juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk wadah pemijahan

akan tetapi, idealnya memakai akuarium yang berukuran 20x20x20 cm.

untuk memijah ikan cupang juga dibutuhkan wadah kecil untuk ikan cuang betina, karena ikan cupang betina tak bisa langsung begitu saja dicampur dengan ikan cupang jantan dalam satu wadah.

bukan hanya itu, wadah kecil ini dimaksudkan juga untuk memancing ikan cupang jantan memebuat gelembung udara

dan yang terpenting dari wadah kecil tempat cupang betina ini adalah untuk melihat apakah cupang betina menjadi dambaan ikan cupang jantan atau tidak

yuupsss.....karena perlu diketahui juga bahwasanya ikan cupang akan kawin dengan pasangan yang disukainya

walhasil......Jangan memaksakan ikan cupang utuk kawin kalau tidak ada tanda - tanda jatuh hati dari ikan cupang jantan maupun betina.

Nah...... untuk wadah kecil tempat ikan cupang betina bisa digunakan gelas plastik bekas dari kemasan air minum aqua atau sejenisnya

bisa juga botol kecil yang sering kita lihat untuk wadah ikan cupang yang ada di toko - toko ikan hias.

yang terpenting adalah wadah haruslah transparan guayss

Langkah Ke Tiga Untuk Budidaya Ikan Cupang Adalah Menyiapkan Media Pijah

Media pijah (substrat) ini fungsinya untuk tempat meletakan telur / membuat busa ikan cupang jantan.

tanaman air seperti  Java Moss adalah salah satu pilihan untuk media pijah ikan cupang

bisa juga dengan menggunakan daun ketapang kering atau potongan styrofoam

dari sekian banyaknya media pijah yang bisa di pakai, pilihan yang paling bagus adalah plastik bening

kenapa plastik...?

melihat dari fungsi media pijah sendiri adalah tempat memebut busa dan sarang meletakan telur, pastinya kita juga ingin mengamati perkembangan telur / burayak.....iya kan?

Nah plastik bening memungkinkan kita bisa memonitor dengan melihatnya dari atas

selain dari pada itu plastik bening lebih bersih, tidak memebusuk dan juga tidak tenggelam.

gunakan plastik bening dengan ukuran 10x10cm

Langakah Ke Empat Untuk Budidaya Ikan Cupang Adalah Menyiapkan Air Untuk Pemijahan

air yang tepat juga sangat berpengaruh untuk kesuksesan dalam pemijahan ikan cupang

ketepatan mengisi air dalam wadah juga berpengaruh bagi telur - telur ikan cupang

idealnya wadah diisi air dengan kedalaman antara 10 s/d 15 Cm. (4 s/d 5 inches)

ini bermksud supaya air bagian dalam tidak terlalu dingin

dan juga memudahkan bagi ikan cupang jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa.

kesuksesan pemijahan ikan cupang ini juga tergantung dengan suhu air

suhu air yang paling ideal untuk memijahkan ikan cupang adalah 25 derajat Celcius

Langkah Ke Lima Untuk Budidaya Ikan Cupang Adalah Pemijahan 

Ketika semua persiapan dirasa sempurna, saatnya pemijahan
 
induk ikan cupang jantan masukan ke wadah pemijahan (ember, baskom / akuarium) terlebih dahulu, lalu biarkan beradaptasi di tempat barunya kurang lebih selama satu hari


budidaya ikan cupang

induk ikan betina dimasukan ke wadah kecil (aqua gelas / botol kecil)

sepaerti saya katakan didepan, guna dari wadah kecil untuk melihat apakah kedua induk ikan cupang saling suka 

lalu......masukan ikan cupang betina beserta botolnya ke wadah pemijahan secara perlahan supaya ikan cupang jantan tidak terganggu saat memebangun sarang


proses pemijahan ikan cupangcara mudah budidaya ikan cupang


biarkan kedua ikan cupang saling memandang....dan pada akhirnya saling suka
ikan cupang jantan membangun sarang untuk tampat bercumbu pada subtrat kurang lebih selama 2 hingga 8 jam

bisa kita amati....ketika ikan cupang jantan memebangun sarang, caranya dengan mengambil gelembung di permukaan dan meletakan di bawah subtrat (daun ketapang, tanaman air atau plastik) yang mengapung.

ketika ikan cupang betina ada tanda berbentuk vertikal ditubuhnya dan berwarna gelap, itu tandanya ikan cupang betina tertarik pada ikan cupang jantan dan siap untuk dikawinkan

akan tetapi ketika anda mendapati tanda itu, jangan keburu melepaskan ikan cupang betina....tunggu dan biarkan masing - masing pada tempatnya selama kurang lebih 1 hingga 2 hari  

pada keesokan harinya (sore hari) ikan cupang betina bisa dilepaskan dalam satu wadah pemijahan dengan ikan cupang jantan


ketika anda mengamati dengan seksama, ikan cupang jantan akan mendekati ikan cupang betina dan merayu sembari mengembangkan siripnya layaknya hendak bertarung

inilah ikan cupang.....pengembangan sirip saat merayu ini menunjukan bahwa dirinya kuat dan bisa memeberi keturunan yang kuat hingga akirnya bisa mandiri di alam bebas

saat pemijahan ini jika anda mengamati akan terlihat ikan cupang jantan melilit serta menyelubungi ikan cupang betina membentuk huruf "U" dengan ventral saling berdekatan dan pada akhirnya betina mengeluarkan telur dan dibuahi oleh sperma cupang jantan.


pemijahan ikan cupang

yang lebih menarik untuk dilihat adalah ketika sang induk ikan cupang jantan memunguti telur - telur dengan mulutnya  yang berjatuhan di dasar dan meletakan di sarang busa

ketika induk ikan cupang jantan mengusir induk ikan cupang betina dari sarang busa itu tandanya proses pemijahan telah berakhir.

segara ambil induk ikan cupang betina dari wadah pemijahan, dan masukan ke tempat lain dan obati lukanya dengan metylene blue/pomate.

jika belum tahu apa itu metylene blue/pomate dan berapa dosis yang diberikan anda bisa menemukan jawabanya di.........cara mengobati cupang luka

pada suhu berkisar di 25 derajat celcius telur - telur yang telah dibuahi akan menetas setelah 24 jam

dalam dua hari kedepan akan terlihat burayak seukuran jarum dengan warna kehitaman

induk ikan cupang jantan bisa di keluarkan dan diobati dengan  metylene blue/pomate saat burayak bisa berenang bebas.

penting : Apabila selama 3 hari si jantan tidak membuat sarang busa atau si betina tidak mau bertelur segera angkat dan gantikan dengan pasangan cadangan dan ulangi proses diatas dengan pasangan pengganti/cadangan


Untuk pembesaran burayak ikan cupang bisa disimak di 70 % Burayak Ikan Cupang Hidup Lakukanlah Perawatan Berikut

Dengan postingan 5 Cara Mudah Untuk Pemula Berbudidaya Ikan Cupang ini membuat sukses bagi anda yang ingin mencobanya.

sumber : http://www.majalahikan.com/2015/12/budidaya-ikan-cupang.html

Wednesday, August 23, 2017

AWLIYA ALLAH


AL IMAM AL QUTHB AL HABIB ABU BAKAR BIN MUHAMMAD ASSEGAF GRESIK

Suatu hari Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi Shohibul Maulid Simthud Dhuror berkata :

“Kelak akan ada seorang muridku yang memiliki kekeramatan sama denganku namanya adalah Abu Bakar Assegaf."

Akhirnya diketahui ternyata beliau adalah Sayyidina Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf wali quthub, asal Gresik.

Dikatakan bahwa maqom (kedudukan) Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf telah mencapai tingkat Shiddiqiyah Kubro. Maqom puncak di mana tidak ada lagi maqom di atasnya kecuali ke-Nabian. Hal itu telah diakui oleh para wali yang hidup sezaman dengan beliau.

Al-Imam Al-Habib Muhammad bin Ahmad Al-Muhdhar berkata :

“Demi fajar dan malam yang sepuluh dan yang genap dan yang ganjil. Sungguh Al-Akh Abu Bakar bin Muhammad Assegaf adalah mutiara keluarga Segaf yang terus menggelinding (maqomnya) bahkan membumbung tinggi menyusul maqom-Maqom para Aslafnya (leluhurnya)."

Al Habib Alwi bin Muhammad Al-Haddad berkata :

“Sesungguhnya Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf adalah seorang Quthb Al-Ghaust juga sebagai tempat turunnya pandangan (rahmat) ALLAH SWT."

Al-Arif Billah Al-Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi pernah berkata di rumah Al-Habib Abu Bakar Assegaf di kala beliau membubuhkan tali ukhuwah antara beliau dengan Al-Habib Abu Bakar Assegaf, pertemuan yang diwarnai dengan derai air mata.

Habib Ali berkata kepada para hadirin ketika itu:

"Habib Abu Bakar ini adalah Raja Lebah (Rajanya para Wali di zamannya). Beliau adalah saudaraku di jalan ALLAH. Pandanglah beliau, karena memandang beliau adalah Ibadah."

Al-Habib Husein  bin Muhammad al-Haddad berkata :

“Sesungguhnya Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf adalah seorang Khalifah. Beliau adalah penguasa saat ini, beliau adalah Pemimpin Para Wali di masanya, beliau telah berada pada Maqom As-Syuhud yang mampu menyaksikan (mengetahui) hakekat dari segala sesuatu."

Di antara ucapan Al Quthb Al-Habib Abu Bakar Assegaf adalah :

"Jika seorang wali meninggal, mereka pasti mengangkat seseorang untuk menggantikannya, mewarisi hal (keadaan)nya dan menduduki kedudukannya. Jika pengganti yang terpilih belum memiliki kemampuan itu untuk menerima hal tersebut, mereka menitipkan hal tersebut kepada salah seorang wali sebagai wakil sampai sang pengganti mampu untuk membawa Sirr tersebut.
Kadang-kadang Allah mengujinya dengan menggerakkan lisan masyarakat yang mengganggu harga dirinya, mencela dan menyakitinya sehingga keadaannya menjadi sempurna dan menjadi mampu membawa Sirr tersebut. Saat itulah mereka berikan warisannya.”

Diriwayatkan bahwa beliau mengalami suatu penyakit yg parah hingga tampak bekas hitam di dada beliau. Hal ini dikarenakan beliau adalah Penyandang Bala' bagi umat manusia. Beliau berkata, “Apa yang kalian lihat menimpa diriku sebenarnya bukanlah musibah, itu adalah kenikmatan di atas kenikmatan, aku merasakan kesenangan dan kelezatan dengannya. Sedangkan rintihan, keluhan yang kalian dengar dariku hanyalah sesuatu yang manusiawi, pengakuan atas kelemahanku dan kebutuhanku kepada Allah SWT. Sekarang aku menikmati dua kesenangan. Nikmat sabar dan syukur”

Beliau juga berkata,
“Saat aku sakit, Al-Musthofa SAW datang menjengukku dan aku dalam keadaan sadar (yaqodhoh).
Aku berpelukan dengan Beliau SAW di tempat ini (sambil menunjuk tempat yang biasa beliau duduki).

Sayidina Al-Faqih Al-Muqoddam juga pernah datang ke tempat ini setelah sholat Ashar dan aku dalam keadaan terjaga.
Aku sedang duduk di atas sajadah, tiba-tiba Sayidina Al-Faqih Al-Muqoddam datang diapit dua orang lain.

Salah seorang di antara mereka berkata :

“Kenalkah kau orang ini?”
Katanya seraya menunjuk orang yang di tengah.

“Tidak,” Jawabku.

“Beliau adalah kakekmu, Sayidina Al-Faqih Al-Muqoddam,” Kata orang itu.

Para auliya’ bersepakat bahwa Maqom Ijtima’ (bertemu) dengan Nabi SAW dalam waktu terjaga, adalah sebuah maqam yang melampaui seluruh maqom yang lain.
Hal ini tidak lain adalah buah dari mutaba'ah dzohir batin beliau terhadap sunnah-sunnah Nabi SAW.

Beliau juga pernah berkata, “Aku adalah Ahluddarak, barang siapa yang memohon pertolongan ALLAH melaluiku, maka dengan izin ALLAH aku akan membantunya, barang siapa yang berada dalam kesulitan lalu memanggil-manggil namaku maka aku akan segera hadir di sisinya dengan izin ALLAH."

Ijazah beliau :

Dalam acara rutinan rauhah 3 Jumadil Ula, 1355 H. Pada acara Rauhah di Kediaman beliau di Gresik, al Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf menuntun orang-orang yang hadir di acara tersebut dengan kalimat jalalah berikut ini:

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْمَوْجُودْ فِيْ كُلِّ زَمَانْ

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْمَعْبُودْ فِيْ كُلِّ مَكَانْ

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْمَذْكُورْ بِكُلِّ لِسَانْ

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْمَعْرُوفْ بِاْلاِحْسَانْ

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِى شَأْن

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْأَمَانْ اَلْأَمَانْ مِنْ زَوَالِ الْاِيْمَانْ

وَمِنْ فِتْنَةِ الشَّيْطَانْ، يَا قَدِيْمَ الْاِحْسَانْ

كَمْ لَكَ عَلَيْنَا مِنْ إِحْسَانْ،

اِحْسَانُكَ الْقَدِيمْ ,يَا حَنَّانْ يَا مَنَّانْ،

يَا رَحِيمُ يَا رَحْمنْ, يَا غَفُورُ يَا غَفَّارْ، اِغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا

وَاَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينْ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.


Setelah beliau menuntun hadirin dengan dzikir di atas beliau bercerita:

”Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang sholeh dia adalah al-Qodhi Abdullah al-Baghdadiy. Dia berkata : “Aku pernah melihat Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Salaam  di dalam mimpi dan beliau terlihat pucat sekali lalu aku berkata kepada Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Salaam  : “Kenapa engkau wahai Nabi, wajah engkau pucat sekali ?”

Lalu Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Salaam allam menjawab : “Di malam ini telah meninggal 1.500 orang dari ummat-KU, dua dari mereka meninggal dalam keadaan iman dan sisanya meninggal tanpa membawa iman (su’ul khotimah).”

Aku berkata lagi kepada Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Salaam  : “lalu apa kiat-kiat dari engkau untuk orang-orang yang bermaksiat agar mereka meninggal dengan membawa iman?” Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Salaam  berkata: “Ambilah kertas ini dan baca Shalallahu 'Alaihi wa Salaam , siapa orang membacanya dan membawanya lalu dia memindah dari satu tempat ke tempat yang lain ( menyebarkan dan mengajarkan ) maka termasuk dari golongan-KU dan akan meninggal dalam keadaan membawa iman, akan tetapi siapa orang yang telah mendengarkannya dan dia tidak membacanya, tidak menyebarkannya maka dia lepas dari aku dan akupun lepas darinya.” Seketika itu aku langsung terbangun dari tidurku dan aku lihat kertas tersebut yang telah ada di genggamanku ternyata di dalamnya berisi tulisan yang penuh barokah, tulisan tersebut adalah :

بسم الله الرحمن الرحيم

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْمَوْجُودْ فِيْ كُلِّ زَمَانْ

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْمَعْبُودْ فِيْ كُلِّ مَكَانْ

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْمَذْكُورْ بِكُلِّ لِسَانْ

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْمَعْرُوفْ بِاْلاِحْسَانْ

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِى شَأْن

لَا اِلَهَ اِلَّا اللهْ اَلْأَمَانْ اَلْأَمَانْ مِنْ زَوَالِ الْاِيْمَانْ

وَمِنْ فِتْنَةِ الشَّيْطَانْ، يَا قَدِيْمَ الْاِحْسَانْ

كَمْ لَكَ عَلَيْنَا مِنْ إِحْسَانْ،

اِحْسَانُكَ الْقَدِيمْ ,يَا حَنَّانْ يَا مَنَّانْ،

يَا رَحِيمُ يَا رَحْمَانْ, يَا غَفُورُ يَا غَفَّارْ، اِغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا

وَاَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينْ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.


Berkah beliau semoga kita dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang husnul khotimah dan kelak dikumpulkan bersama Sayyidi Ahlil Jannah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Salaam . Amin...Aamiin.... Aamiinn

#MZTBabusSalamArRidwanRahmatullahAlKamil