Friday, April 27, 2018

Budidaya Kelinci

Cara ternak kelinci 

Meskipun dengan modal kecil, pecinta kelinci bisa memulai usaha beternak kelinci skala rumahan dengan modal kecil. Yang paling penting harus dipahami tips budidaya kelinci mencakup langkah-langkah pembuatan dan penempatan kandang, pemilihan indukan, perawatan, pemberian pakan dan sebagainya.
Berikut tips budidaya kelinci yag wajib diperhatikan.

Siapkan Kandang

Baik beternak kelinci skala besar maupun kecil, salah satu faktor terpenting adalah mempersiapkan kandang. Ukuran kandang sendiri bisa disesuaikan dengan jumlah kelinci yang akan diternakkan. Begitu juga dengan jenis kandangnya bisa dipilih jenis kandang kelinci sistem terbuka atau tertutup. Besar kecilnya perlu mengacu pada luas ruangan yang tersedia. ( baca: spesifikasi kandang kelinci dan cara membuatnya )





Untuk ternak kelinci skala rumahan, lebih praktis jika membeli kandang kelinci di toko hewan. Nah jika peternakan berkembang semakin besar, berikutnya kandang bisa dibuat sendiri utntuk mengurangi biaya pembelian kandang yang lebih besar.
Berikutnya adalah tata letak atau posisi kandang kelinci yang benar. Kandang kelinci perlu diletakkan ditempat yang tenang, tidak bising, dan jarang dilewati banyak orang. Ruangan untuk penempatan kandang juga perlu mendapat pasokan sinar matahari yag cukup serta sirkulasi udara yang memadai. Satu hal yang penting, beri jarak yang cukup jauh antara kandang kelinci dengan dapur atau ruang makan.

Pakan Kelinci

Berikutnya yang dibutuhkan untuk budidaya kelinci yaitu pengadaan pakan. Umumnya para peternak kelinci memberi pakan kelinci berupa kombinasi pakan pelet dan pakan sayuran. Namun banyak juga yang hanya menggunakan pakan pelet karena jauh lebih praktis dan kandungan gizinya lebih sempurna. Meski begitu para peternak harus cermat dalam hitung-hitungan bisnis mengingat harga pakan pelet cukup mahal. Intinya jenis pakan apapun bisa saja diberikan asalkan tetap menguntungkan.

Seperti yang disebutkan diatas, harga pakan pelet pabrikan lumayan mahal (tergantung kualitasnya). Jika yang diternakkan adalah kelinci hias dari ras mahal sebaiknya diberi pakan pelet kualitas terbaik karena harga jual kelinci hias tetap menguntungkan. Jika kelinci yang diternakkan dari ras biasa atau hanya kelinci pedaging sebaiknya diberi pakan kombinasi pelet dan limbah sayuran. ( baca : menu makanan kelinci yang wajib diberikan )
Waktu pemberian pakan – Normalnya, pemberian pakan kelinci baik untuk kelinci hias ataupun pedaging adalah dua kali sehari, pagi dan sore hari. Yang harus diperhatikan, tidak boleh mencampurkan antara pakan pelet dan saturan pada satu pemberian. Sayuran bisa diberikan pada pagi hari dan pelet diberikan sore hari, atau sebaliknya.
Sejumlah ahli mengatakan, setiap satu ekor kelinci membutuhkan pakan seberat 5%-6% dari bobot tubuhnya. Jadi para peternak harus benar-benar teliti saat memberi pakan. Dengan kata lain tidak perlu berlebihan dan tidak perlu kekurangan.

Pemilihan bibit serta calon induk yang cocok!

Pada dasarnya syarat dalam berternak kelinci itu tergantung dari tujuan pemeliharaan utama kelinci tersebut. Untuk tujuan pada jenis kelinci hias (berbulu panjang) seperti kelinci angora, rex, dan american chincilia adalah  jenis kelinci yang sangat cocok untuk di ternakan.
Untuk peternak yang memiliki tujuan  pada budidaya kelinci hias, maka peternak tersebut harus memilih bibit yang memiliki potensi genetik serta pertumbuhan bulu yang sangat baik. Secara sepesifik kelinci yang akan di ternakan juga harus mempunyai fertilitas tinggi, tidak nervouz, tidak cacat, bulu tidak kusam, aktif, dan mata bersih serta terawat.

Membedakan kelinci jantan dan betina

Kelinci jantan – Mencari tau jeniskelamin jantan pada kelinci umumnya tidak begitu sulit, untuk kelinci jantan memiliki bentuk ciri di bagian bawah dekat ekor dan tepat di bagian atas anus ada semacam tabung yang tertutup bulu, itu merupakan (organ penis kelinci jantan).
Selain dari itu kelinci jantan yang berumur muda sekitar tiga minggu memiliki bentuk kepala seperti balok. Untuk ukuran berat badan kelinci jantan  akan memiliki bobot yang lebih kecil dari kelinci betina walaupun kelinci tersebut dari spesies yang sama.
Kelinci jantan biasanya juga memiliki keunikan saat dia terlihat di cuaca panas, biasanya mereka akan menunjukan tonjolan testikel  terutama saat kelinci tersebut sedang tiduran dan duduk. Untuk kelinci penjantan juga memiliki temperamental yang baik dan akrab dengan siapa saja di dekatnya. Di tambah lagi mereka juga memiliki rasa penasaran yang tinggi akan berbagai hal.
jenis kelamin kelinci
jenis kelamin kelinci
Kelinci betina – Untuk mencari tau kelinci betina , anda bisa perhatikan di bagian bawah ekor tepat di bagian atas anusnya.  Jika anda lihat terdapat gundukan dengan celah  maka  bisa  di pastikan kelinci tersebut berkelamin betina. Pada ukuran dan bobot kelinci betina umumnya berbeda dengan kelinci pejantan.
Kelinci betina memilki bobot dan ukuran yang lebih besar dari kelinci pejantan walaupun dari jenis spesies yang sama.  Di bagian kepala kelinci pejantan juga  memiliki  perbedaan dengan jenis kelinci betina, umumnya bentuk kepala yang terlihat pada kelinci pejantan memiliki bentuk lebih membulat.

Cara mengawinkan kelinci

Yang perlu anda pehatikan dalam mengawinkan kelinci adalah jangan pernah mengawinkan kelinci yang belum siap kawin (berumur muda). Karena jika anda paksakan  maka akan berdampak kelinci tersebut akan rusak. Biasanya jika seseorang memaksakan  kelinci pejantan untuk di kawinkan maka akan mengakibatkan kelinci pejantan mengalami perubahan bentuk menjadi kerdil, sehingga akan mengganggu pertumbuhan pada dirinya dan pada kelinci betina pun akan mengalami gagal bunting jika di paksakan. Oleh sebab itu kawinkan kelinci dengan umur yang ideal sekitar 8 Bulan lebih.
Selain dari itu Ciri ciri kelinci siap kawin biasanya juga dapat di lihat dari tingkah lakunya serta bentuk fisik pada kelaminnya. Pada tingkah laku kelinci yang siap kawin mereka akan sering kali menunjukan perilaku seperti  gelisah, mendekati lawan jenis,  hobi menggosok gosokan dagu, dan terakhir memiliki bentuk fisik pada bagian vulvanya yang berwarna merah jambu.
kelinci kawin
kelinci kawin
Ketika anda sudah memiliki sepasang kelinci dengan umur yang cukup dan ingin segera mengawinkannya. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah bawa kelinci betina ke kandang kelinci jantan. Penting! Jangan sampai terbalik, karena hal ini memiliki fungsi agar kelinci jantan memiliki Kepedean dan mendominasi kandang saat perkawinan.  Setelah kelinci betina sudah anda tempatkan dalam kandang jantan. Maka sebaiknya biarkan beberapa saat, biarkan mereka  berdua bercumbu. ( baca: cara jitu mengawinkan kelinci )
Selanjutnya  jika anda melihat kelinci tersebut sudah kawin dengan bentuk kelinci jantan menaiki betina sekitar 5 menit (reproduksi). Maka anda langsung angkat kelinci betina dari kandang dan berikan kelinci betina tersebut untuk istirahat selama 15 menit.  Setelah itu masukan lagi kelinci betina tersebut ke kandang jantan. Nah jika kelinci betina sudah tidak mau di kawinkan, maka itu tandanya perkawinan pada kedua kelinci sudah selesai. Lalu kembalikan kelinci betina tersebut ke kandangnya.

Kelinci hamil

Jika anda  sudah dapat mengatahui tentang cara mengawinkan kelinci. Maka hal selanjutnya  yang anda perlukan adalah bagaimana mengetahui kelinci hamil?  Seekor kelinci yang sedang hamil biasanya akan mengalami peningkatan konsumsi makanan  pada dirinya. Sekitar dua minggu sebelum induk kelinci melahirkan,  umumnya induk kelinci  akan mengkonsumsi makanan lebih banyak agar dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayinya.
kelinci hamil
kelinci hamil
Pada kehamilan minggu ketiga  perubahan perut yang semakin membesar pada kelinci betina yang sedang hamil juga akan di alami oleh mereka. Namun pembesaran perut pada kelinci yang sedang hamil umumnya juga tidak selalu terlihat seperti hewan lainnya. Maka untuk mengetahuinya secara pasti, tes kehamilan yang biasa di sebut dengan nama palpitasi harus di lakukan.
Palpitasi biasa di lakukan dengan cara meraba raba  perut kelinci betina agar dapat merasakan adanya bentuk bola seperti seukuran buah zaitun. Selain dari itu mengatahui hal lain dari kelinci hamil, kelinci hamil juga akan mengalami kepribadian yang akan semakin agresif. Saat waktu kehamilannya tersisa 2 atau 3 hari biasanya induk kelinci akan mulai membuat sarang. Kelinci tersebut biasanya akan mengumpulkan benda apa saja untuk membuat sarangnya termaksud bulu pada dirinya sendiri.

Kelinci yang melahirkan

Jika anda sudah mengetahui kelinci kelinci betina anda sedang hamil, maka hal selanjutnya yang harus anda siapkan adalah mengetahui berbagai  hal tentang segala persiapan  anak kelinci yang baru lahir. Berikut indalah metodenya.
  • Pemeriksaan terhadap anak kelinci
Setalah dua hari induk kelinci melahirkan maka anda sebagai peternak harus melakukan pengecekan terhadap anak kelinci tersebut. Pastikan untuk mengatahui kondisi anak itu apakah sehat, cacat, atau mati. Anak kelinci yang mati wajib untuk di ambil dan di kubur agar tidak membawa penyakit kepada kelinci yang masih sehat. Dan untuk kelinci yang cacat juga pisahkan,karena  bisa saja cacat kelinci pada dirinya di akibatkan virus yang dapat mengancam kelinci kelinci lain yang sehat.
  • Menjaga keselamatan untuk anak kelinci
Agar anak kelinci anda terjamin keselamatannya maka perlu di perhatikan berbagai hal berikut ini.
  1. Siapkan kotak sarang yang sempurna untuk anak kelinci yang baru lahir. Ini bertujuan agar anak kelinci tersebut akan terlindungi dengan aman terhadap dingin, panas dan tiupan angin sekalipun.
  2. Pastikan anak kelinci harus telindung dari induk kelinci yang kanibal. Terkadang ada beberapa induk kelinci yang sering memakan anaknya, maka karena itu hal tersebut harus di perhatikan.

Bayi kelinci yang terlalu banyak (induk yang tak sanggup untuk meyusui)

Umumnya induk kelinci yang sedang produktif akan melahirkan anak kelinci sebesar 8 – 12 ekor. Nah lalu bagaimana dengan anak kelinci yang terlahir sebanyak 12 ekor? Sementara jumlah puting pada induknya hanya ada 8? Oleh karena itu jika anda menginginkan anak kelinci yang memiliki pertumbuhan  maksimal dan bagus, maka sebaiknya bayi kelinci tersebut di titipkan ke induk kelinci lainnya. Hal tersebut juga dapat di terapkan kepada induk kelinci yang tidak mau menyusui anaknya. ( baca: Metode praktis memelihara bayi kelinci yang baru lahir )



Perawatan yang harus di perhatikan ketika kelinci lahir adalah mempersiapkan kandang kelinci tersebut agar selalu hangat. Fungsi pada kandang ini merupakan untuk menanggulangi  induk kelinci yang tidak spenuhnya bisa menghangatkan anaknya.
Oleh sebab itu pastikan selalu agar kandang tersebut bisa  selalu hangat untuk anak anak kelinci yang baru lahir, ini demi kesehatan  anak kelinci tersebut. Saran dari saya agar kandang tersebut  bisa selalu hangat, anda bisa menempatkan baju bekas atau kain di dalam kandang tersebut sebagai tempat tidur anak kelinci yang baru lahir.
Selain dari itu perhatikan asupan makanan kepada anak kelinci. Pastikan jangan sampai telat untuk memberikan asupan makanannya. Karena kelinci yang baru lahir akan rentan dan sangat mudah terserang berbagai penyakit yang di sebabkan daya tahan tubuh yang belum stabil.
Maka karena dari itu dengan kita teratur memberikan asupan makanan yang tepat, akan membantu daya tahan anak kelinci tersebut dan  anda juga jangan lupa untuk selalu memperhatikan lingkungan di sekitar dalam merawat anak kelinci, karena biasanya dengan adanya kebisingan akan membuat anak kelinci menjadi  takut dan stres.
Sehingga pada kelinci anakan tersebut akan berakibat terserang penyakit saat kondisi tubuhnya melemah akibat stres pada lingkungan.  Terakhir, pastikan induk kelinci tidak mengalami  kelaparan, karena dalam hal ini induk kelinci sangat memegang peran dalam kelangsungan hidup pada anaknya yang baru lahir.
Anakan kelinci pastinya akan selalu membutuhkan nutrisi makanan dari induknya. Oleh sebab itu anda harus pastikan agar induk kelinci tersebut tidak kelaparan dengan memberi makan secara teratur.

Semoga artikel tentang cara beternak kelinci hias ini dapat berguna untuk breeder kelinci pemula.

Budidaya Ikan Platy/Koral

Budidaya Ikan Platy (Koral Plati) bagi Pemula untuk Usaha dan Bisnis


Budidaya Ikan Platy (Koral Plati) Infoikan.com Ikan platy merupakan salah satu jenis ikan hias yang mudah dipelihara.Masih dalam kategori jenis ikan hias kecil tahan lama dan tidak mudah mati. Kelebihannya mudah beranak. Perbedaan ikan platy dan molly terletak pada warna saja. Untuk itu budidaya platy ini sangat mudah.

Bagi pecinta ikan hias pemula yang ingin memulai usaha dan bisnis dengan budidaya ikan platy ini. Info ikan akan memeberikan langkah mudah cara merawat mulai dari awal sampai akhir budidaya. Berikut langkah-langkah pemijahan budidaya ikan platy.

ikan platy pedang
infopeternakan.com


Panduan Lengkap Budidaya Ikan Platy (Koral Platy)

Klasifikasi dan Sistematika Ikan Platy (Koral Plati)
Ordo             : Cyprinodontoidei
Sub-Ordo       : Poecilioidei
Famili            : Poecilidae
Genus            : Xyphophorus
Spesies          : Xyphophorus Maculatus (ghunter)
Asal              : Mexico Hingga Guatemala
Nama Asing   : Koral Plati


ikan platy cendrawasih
colors-il.net

perbedaan ikan platy dan molly
pinterest.com


Ciri-Ciri Ikan Platy  (Koral Platy)
Ikan platy populer dimasyarakat sebagai ikan hias yang mudah beranak, serta mempunyai harga pasaran yang bagus. Dari namanya maculatus yang berarti bintik atau burik mungkin sebagian orang menganggapnya sebagai ikan yang mempunyai warna berbintik-bintik.

anggapan terbut tentunya melenceng, karena ikan platy ada yang mempunyai warna merah mulus. Mungkin warna itu untuk menyuratkan keberadaan badannya yang kecil mungil seperti koraltek.

Warna dasar badannya kekuningan hingga coklat zaitun dengan satu atau lebih bintik hitam pada batang ekor. Pada badannya rerkadang dilewati dua atau lima buah garis melintang yang terlihat samar-samar. Pada batang ekor kadang-kadang pinggirannya berwarna biru atau kehijauan.

untuk menghasilkan keturunan ikan platy yang cantik dibutuhkan pengelaman yang cukup, mekipun untuk pemijahan sangat mudah.

ikan platy mickey mouse
aquaportail.com

harga ikan platy


Sifat-Sifat Ikan Platy (Koral Platy)
Bagi pemula budidaya ikan platy harus senang, karena ikan platy ini tipe ikan hias yang mudah dikawinkan dan mempunyai harga jual yang mudah dan cukup bagus. Sebagian orang malah enggan mengawinkan karena dianggap tidak menguntungkan.

Jantan mencapai ukuran maskimal 3,5 cm sedangkan betina relatif lebih besar, mencapai 6 cm. Sedangkan sumber lain menyebutkan si betina dapat mencapai ukuran maksimal 8 cm, dengan induk jantan platy kurang dari pasangannya.

Ikan hias platy termasuk jenis ikan yang beranak dan membutuhkan tanaman yang rimbun sebagai tempat bercumbu rayu. Sering membingungkan memelihara ikan platy ini, karena tiba-tiba sudah lahir keturunannya. Platy termasuk ikan hias yang berenang di permukaan air. 

Ikan platy ini dapat hidup damai di dalam akuarium bersama kawanan ikan dari keluarga lain, dan terkenal sangat gesit gerakannya.Jika ikan platy dapat hidup damai dalam satu akuarium dengan ikan lain dan terkenal gesitnya.

Sifat ikan hias platy yang unik lainnya yaitu sekali kawin mampu menghasilkan anak hingga sampai 4 atau 5 periode. Oleh karenanya dalam perkawinan massal menggunakan induk jantan dapat dihemat. Yang tentunya akan mengurangi ongkos perawatan dan resiko kematian.

Sifat jelek ikan hias platy salah satunya yaitu suka memakan anak keturunannya. Terlebih jika diberi makanan yang cukup. Sifat kanibal ini sudah dibaw sejak dulu dan sulit untuk dihilangkan.

Usahakan untuk memberi jenis tanaman air ke dalam akuarium pemijahan budidaya ikan platy ini, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kanibalisme. Serta untuk memudahkan ikan platy bercumbu rayu sebelum kawin. yaitu dengan memilih jenis tanaman yang agak rimbun.

budidaya ikan mickey mouse
akuariumhiasku.blogspot.co.id

ikan platy coral
aquaportail.com


Tempat Pemijahan Budidaya Ikan Platy (Koral Plati)
Tempat pemijahan budidaya ikan platy yang biasa di pakai dapat berupa bak semen berukuran 2 x 1 m dengan ketinggian bak 0,4 m. Dapat juga menggunakan wadah akuarium dengan panjang 80, lebar 45 cm, dan tinggi 40 cm. Tentu saja jumlah induk yang bisa dipijahkan lebih sedikit dengan bak semen.

Dapat menggunakan air sumur yang telah diendapkan sehari semalam (24 jam). Suhu yang ideal untuk pemijahan ikan platy antara 25 - 27 derajat C. Air sebaiknya agak basa, sedikit keras.

Diperlengkapi dengan tanaman hydrilla atau enceng gondok yang telah bersih dari lumpur dan telur-telur siput.

klasifikasi ikan platy
aquaportail.com

ikan platy pedang
colors-il.net


Memilih Induk Budidaya Ikan Platy (Koral Plati)
Keberhasilan budidaya ikan platy ditentukan oleh bagusnya indukan. Induk jantan mempunyai gonopodium, sedangkan betina tidak. Induk jantan tumbuh lebih kecil dibandingkan betina. Pilihlah induk jantan yang telah berukuran 2,5 cm, dengan induk betina yang berukuran 3,75 cm. Plati koral sudah mulai sudah mulai bisa dikawinkan pada umur 5 - 6 bulan.

Induk platy harus sehat dan mempunyai bentuk badan yang meontok. Jangan sekali-sekali memilih induk platy yang bentuk badannya memanjang. warna badan induk yang baik biasanya merah cabai.

Induk yang telah diseleksi ditenpatkan dalam bak tersendiri, dan diberi makanan yang bergizi, misalnya jentik nyamuk. 

ikan platy cendrawasih
pinterest.com

perbedaan ikan platy dan molly
ruinemans.com


Pemijahan Budidaya Ikan Platy (Koral Plati)
Bak pemijahan budidaya ikan platy atau akuarium dipersiapkan dengan jalan membersihkan dan mengisinya dengan air yang dikehendaki. Tinggi air pemijahan berkisar 35 - 40 cm. Ke dalam tepat pemijahan diberi tanaman air yang bersih.

Jumlah induk yang dipijahkan sebaikanya jangan tanggung-tanggung. jangankurang dari 100 induk betina, jika di bak pemijahan. Dan jika menggunakan akuarium dapat diisi sekitar 30 - 50 ekor induk betina. Sama seperti ikan hias beranak lainnya, jumlah induk jantan 1/3 dari induk betina.

setelah beberapa usai pemijahan, akan terlihat anak-anak platy yang lembut, berwarna kemerahan. Anak atu benih kemudian dipindahkan ke dalam bak pembesaran, sedangkan induknya tetap di dalam bak pemijahan.

Selama proses pemijahan budidaya, indukan platy harus diberi makan ynag cukup. Untuk menghindari serangan bibit penyakit, makanan harus dicuci bersih dulu. Jangan biarkan benih terlalu lama bersama induknya, agar tidak jadi korban sifat kanibal induk.

Dari se-ekor induk betina ternyata hanya mampu menghasilkan benih antara 30 - 60 ekor. Ikan betina akan mengeluarkan anak lagi setelah 4 minggu.

ikan platy mickey mouse
aqrz630.com


Pembesaran Budidaya Ikan Platy (Koral Plati)

ikan platy pedang

Langkah budidaya ikan platy yang terakhir pembesaran. Bak pembesaran bisa berukuran 2 x 2 m, dengan ke dalaman bak 0,4 m. Bak disis dengan air sumur yang telah diendapkan setinggi 30 cm. beri enceng gondok atau hydrilla sebagai peneduh maupun tempat persembunyian.

Dalam bak 4 m2 tersebut dapat dipelihara sebanyak 2000 ekor benih platy koral. 

Pada minggu pertama benih-benih diberi makan infusoria dan plankton ynag didapat hasil pemupukan. Memasuki hari ke 2 sudah boleh diberi makan cacing atau kutu air.

Penggantian air budidaya ikan platy sebaiknya dilakukan seminggu sekali dengan menyisakan 1/3 air lama. Air yang dipakai untuk mengganti sebaiknya telah didiamkan sehari semalam, dan penggantian dilakukan pada pagi hari, tidak lebih dari jam 10.00.

Penjarangan dilakukan setelah benih berumur sebulan. Ikan platy yang tumbuh bongsor ditempatkan tersendiri, demikian pula yang lebih kecil. Ini tidak lain untuk menghindari persaingan mengambil makanan.

Demikian sobat beberapa ulasan tentang budidaya ikan platy (platy koral) ini, semoga bermanfaat dan dapat menambahkan wawasan serta pengetahuan untuk kita semua pada jenjang perawatan semua jenis ikan hias berikutnya.

Budidaya Ikan Komet

Budidaya Ikan Komet Bagi Pemula Baik Di Akuarium atau Kolam Buatan 

Ikan Komet atau Carssius auratus-auratus merupakan salah satu jenis ikan hias yang banyak dibudidayakan ataupun hany sekedar dipelihara. Ikan Komet ini banyak disukai oleh para pcinta ikan hias karena ikan ini memiliki bentuk yang variatif dengan pola dan warna yang unik. Ikan Komet hampir sama dengan ikan koki karena mereka berasal dari famili yang sama yaitu Cyprinidae. Namun, ikan komet memiliki tubuh yang sedikit memanjang dan tegak pipih, mulutnya terletak di ujung sehingga mudah untuk disembulkan. Ikan komet memiliki gigi yang tersusun dari 3 gigi kerongkongan dan satu gigi geraham. Hampir seluruh bagian tubuh ikan komet dipenuhi dengan sisik, sirip punggung ikan komet bersebrangan dengan letak sirip perut.
Jika anda ingin memelihara atau melakukan budidaya ikan ini, anda harus memperhatikan kondisi air kolam (akuarium). Air dalam kolam akuarium harus terjaga kebersihannya, apabila terlihat kotor segera ganti karena ikan ini sangat rentan terserang penyakit. Jika anda ingin melakukan budidaya ikan komet, anda dapat menggunakan akuarium atau kolam buatan seperti kolam terpal atau kolam tanah).


Berikut adalah Cara budidaya atau memelihara Ikan Komet:
a. Pemilihan induk Ikan Komet
Ikan komet yang akan dijadikan indukan, dipastikan sudah matang gonad. Ciri – Ciri ikan komet yang sudah matang gonad sebagai berikut :
Ikan Komet Jantan
  • Pada bagian sirip dada terdapat bintik-bintik bulat menonjol dan apabila diraba terasa kasar.
  • Apabila perut diurut pelan ke arah lubang genital akan keluar cairan berwarna putih.
Ikan Komet Betina
  • Pada bagian sirip dada terdapat bintik-bintik dan apabila diraba terasa halus.
  • Perutnya terasa lembek dan lubang genital kemerahan merahan, apabila perut diurut akan keluar cairan kuning bening.
Selain itu, kedua calon indukan pun harus telah berumur minimal sekitar 8 bulan. Biasanya ikan yang sedah matang gonad akan terlihat berkejaran apabila disatukan dalam satu kolam.

b. Persiapan Kolam Pemijahan
Kolam yang digunakan bisa menggunakan akuarium yang memiliki ukuran minimal sekitar 60 cm x 40 cm x 40 cm. Masukan air dalam akuarium dengan ketinggian sekitar 30 cm namun air tersebut telah diamkan atau diendapkan selama sekitar 24 jam. Pada akuarium diberi substrat tanaman air atau tanaman mengapung seperti enceng gondok.
c. Pemijahan Ikan Komet
Setelah kolam (Akuarium) dan indukan telah siap, selanjutnya pada sore hari masukkan indukan dalam kolam akuarium. Perbandingan jumlah indukan yang dimasukan dalam kolam akuarium yaitu 1 Jantan dan 2 betina).t akan terjadi pada waktu malam hari hingga dini hari, biasanya telur-telur ikan akan menempel pada enceng gondok yang diletakkan di akuarium tersebut.
d. Penetasan Telur Ikan Komet
Setelah melakukan pemijahan, indukan ikan komet dikeluarkan dari akuarium. Telur-telur yang menempel pada enceng gondok akan menetas setelah 2 hingga 3 hari. Jika sudah menetas menjadi larva maka ambil enceng gondok yang ada dalam akuarium. Lakukan pergantian air tersebut dengan air baru yang telah diendapkan.
e. Pemeliharaan Larva Ikan Komet
Larva ikan komet yang telah berumur seminggu atau telah berukuran sebesar jarum, sudah mulai dapat memakan pakan alami yang sesuai dengan besar mulutnya. Setelah 15 hari pemeliharaan, berikan pakan tambahan yang diperlukan ikan komet dan kolam atau akuarium harus memiliki aliran air yang masuk. Setelah ikan berumur satu bulan pakan yang diberikan dapat berupa pellet, remahan roti atau meniran.
f. Pemanenan Ikan Komet
Karena ikan komet merupakan ikan hias, pemanenan biasanya dilakukan secara selektif atau diambil yang besar saja. Namun juga bisa dilakukan pemanenan secara total dengan tujian budidaya lebih lanjut. Dalam pengangkutan pemanenan ikan ini sebaiknya dilakukan secara terbuka karena ikan ini sangat mudah stres.
Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Mudah Budidaya Ikan Komet Bagi Pemula“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa

Budidaya burung kenari

7 Langkah mudah cara ternak burung kenari




Merdeka.com - Burung kenari dikenal dan digemari oleh pecinta burung karena suara kicauannya yang merdu serta keindahannya. Keindahan dan suara merdu itulah yang membuat burung kenari telah menjadi hewan peliharaan sejak tahun 1400an. Burung kenari bukanlah burung yang cocok sebagai teman bermain dan lebih baik mengagumi keindahannya dari jauh, namun hal tersebut tidak mengurangi nilai burung kenari sebagai burung peliharaan yang luar biasa. Burung kenari memang menghabiskan kebanyakan waktunya berada di kandang, oleh karena itu bagi Anda yang hendak memelihara burung kenari sebaiknya siapkan kandang dengan ukuran yang cukup besar untuk mereka terbang dalam kandang.
Burung kenari dalam bahasa Inggris adalah Canary bird. Sesuai dengan namanya, burung kenari berasal dari pulau Canary yang berada masuk dalam negara Spanyol dan terletak di samudra Atlantik. Warna yang umum dari burung kenari adalah kuning. Karena warna bulunya inilah, burung kenari menjadi ide dasar dari pembuatan tokoh kartun Tweety. Namun tidak hanya kuning saja, ada pula warna merah-oranye, putih, merah muda, dan berbagai coklat. Dibandingkan dengan burung-burung kebanyakan, burung kenari merupakan burung dengan ukuran kecil namun bisa hidup hingga 20 tahun.
Bagi Anda yang ingin berternak burung, burung kenari merupakan salah satu burung yang cukup menguntungkan untuk diternak. Meskipun burung individu, ketika musim kawin, baik pejantan maupun betina akan sangat birahi untuk segera kawin. Hal ini dikarenakan burung kenari jarang tertarik pada hal lain selain kawin. Anda bisa memiliki satu pejantan dan banyak betina, tidak perlu membeli sepasang-sepasang. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan juga, akan ada pasangan burung kenari yang tidak berpisah atau hanya setia pada satu burung saja.
Anda ingin berternak burung kenari tapi tidak tahu caranya, yuk ikutin saja cara ternak kenari di bawah ini.

Cara ternak kenari



1. Jenis kelamin burung kenari

Membedakan jenis kelamin pada binatang mamalia memang mudah, namun bagaimana cara membedakan jenis kelamin pada burung terutama burung kenari? Bagi Anda pemula dalam ternak burung kenari, sebelum Anda memulai untuk berternak burung kenari, ada baiknya jika Anda berlatih terlebih dahulu untuk membedakan mana yang jantan dan mana yang betina.

Jantan :

  1. Dubur pejantan menonjol, tegak lurus dan vertikal
  2. Suka berkicau dan bunyinya nyaring
  3. Bentuk badan cenderung ramping memanjang dan leher lebih panjang.

Betina :

  1. Dubur tidak menonjol namun datar
  2. Berkicau namun tidak sering dan tidak nyaring
  3. Bentuk tubuh cenderung bulat dan leher lebih pendek

2. Usia burung kenari

Yang perlu Anda ketahui apakah burung kenari tersebut sedang dalam keadaan siap kawin atau birahi atau tidak.

Ciri-ciri burung kenari siap kawin :

Jantan : Sering berkicau. Hiperaktif seperti sering melompat-lompat, mengepak-kepakkan sayap, bahkan terkadang sengaja menabrak jeruji kandang.

Betina : Suka mematuk-matuk apapun yang ada di dalam sangkar. Sayap juga dikepak-kepakkan.

3. Kandang untuk burung kenari

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa burung kenari membutuhkan ruang luas untuk terbang, maka pilihlah sangkar yang memungkinkan bagi burung untuk dapat terbang dari dahan ke dahan. Dalam tahap awal ternak, sebaiknya pisahkan burung jantan dan betina. Atau sangkar besar yang sudah ada sekatnya untuk memudahkan perjodohan. Jangan lupa untuk menyiapkan tempat untuk makanan burung. Makan burung kenari biasanya biji-bijian. Bisa juga diberi telur rebus.

4. Proses perjodohan burung kenari

Sebelum proses perkawinan, tentu harus diberikan waktu bagi jantan dan betina untuk saling berkenalan. Caranya adalah dengan mendekatkan kandang mereka. Ciri-ciri mereka berjodoh adalah burung kenari jantan akan menyuapi si betina meski berada di luar sangkar. Pejantan akan lebih sering berkicau sebagai pertanda untuk menggoda si betina.

5. Proses perkawinan burung kenari

Ketika sudah terlihat bahwa mereka berjodoh, maka Anda bisa memasukkan pejantan dan betina dalam satu kandang yang sama. Caranya adalah dengan memasukkan burung kenari jantan ke dalam sangkar burung kenari betina. Lakukan hal tersebut ketika sore hari. Setelah disatukan dalam satu kandang, perhatikan apakah mereka saling menyuapi (seperti berciuman) atau tidak. Jika iya, maka sebentar lagi mereka akan melakukan perkawinan. Biarkan dalam sangkar hingga pagi hari. Kemudian pisahkan kembali jantan dan betina pada pukul 7-9 pagi.Ulangi lagi memasukkan burung jantan ke kandang burung betina pada sore hari hingga betina bertelur. Jangan menjemur burung kenari betina yang sudah bertelur, karena akan merusak telur kenari.

6. Proses pengeraman telur burung kenari

Pada proses pengeraman, biarkan jantan dan betina berada tetap di satu sangkar. Hal ini agar betina terus berada di sarang untuk mengerami karena pejantan akan terus menyuapi betina. Namun jika Anda memiliki lebih dari satu betina, pisahkan saja pejantan.
Selama betina mengerami telurnya, jangan lupa untuk terus memberi makan dan minum, serta menjaga kebersihan kandang.

7. Proses penetasan telur

Biasanya hari ke-14 sesudah bertelur, telur-telur tersebut akan menetas. Jaga terus kebersihan kandang-kandang kenari serta rutin memberi makan dan minum. Jangan sampai kehabisan makanan dan minuman.
sumber & penulis :
Jumat, 13 Oktober 2017 21:35Reporter : Bethari Taya