Friday, August 29, 2014

Infographic Lomba 17an

Info Graphic

@KomunitasLima

Wednesday, August 6, 2014

23 Khasiat Tanaman Binahong serta Resep Ampuhnya

23 Khasiat Tanaman Binahong serta Resep Ampuhnya

Binahong berasal dari Bahasa Korea. Masyarakat Cina sudah lama memanfaatkan tanaman binahong sebagai tanaman herbal.

Kapan masuk ke Indonesia, belum jelas diketahui. Tapi saat ini banyak warga yang mulai menanam binahong ini sebagai tanaman hias maupun sebagai tanaman obat.

Kandungan khasiat yang terdapat pada binahong:
  • Antioksidan.
  • Asam Arkobat.
  • Total fenol.
  • Protein tinggi.
  • dan sebagainya.


Nama Latin tanaman binahong adalah Anredera Cordifolia. Tanaman ini mudah tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Tumbuh baik pada kondisi setengah teduh atau teduh. Jadi tidak perlu tekena sinar matahari berlebihan.

Mengingat tanaman binahong tumbuhnya merambat, tentu saja kita harus menyiapkan rambatannya. Sarana rambatan (ajir) bisa bermacam-macam mulai dari lurus tegak hingga dibuat bertali-tali.
Dewasa ini mulai banyak yang menanam, disamping sebagai tanaman obat, juga tanaman hias daun. Bisa ditanam di dalam pot, halaman pekarangan atau pun di kebun.







23 Khasiat Tanaman Binahong untuk Menyembuhkan Penyakit

1. Obat Luka.
Bahan:
Daun binahong beberapa lembar.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci, diremas-remas hingga menjadi lembut dan berlendir.

Cara menggunakan:
Tempelkan pada bagian luka, setelah itu tunggu sebentar, maka lukanya akan menjadi kering.

2. Obat Ambeien.
Bahan:
Daun Binahong sebanyak 16 lembar, air 3 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

3. Obat Batuk.
Bahan:
Daun binahong 10 lembar.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

4. Obat borok aku yang menahun.
Bahan:
Daun binahong 12 lembar, 3 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

5. Obat darah rendah.
Bahan:
Daun binahong 8 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

6. Obat disentri.
Bahan:
Daun binahong 10 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

7. Obat Gatal-gatal, eksim kulit.
Bahan:
Daun binahong 10-15 lembar. 3 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahon dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

8. Obat Gegar Otak.
Bahan:
Daun binahong 10 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus hingga mendidih dan tinggal 2 gelas.

Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari.

9. Obat Gusi berdarah.
Bahan:
Daun binahong 4 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

10. Obat Hidung Mimisan.
Bahan:
Daun binahong 4 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus hingga mendidih sampai tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

11. Obat Jerawat.
Bahan:
Daun binahong 8 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus hingga mendidih sampai tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

12. Untuk melancarkan haid.
Bahan:
Daun binahong 3 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus hingga mendidih sampai tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

13. Obat Kencing manis.
Bahan:
Daun binahong 11 lembar, air 3 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

14. Obat Kurang Nafsu makan.
Bahan:
Daun binahong 5 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

15. Obat Lemah Syahwat.
Bahan:
Daun binahong 3-10 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

16. Untuk menjaga stamina tubuh.
Bahan:
Daun binahong 1 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

17. Obat sakit paru-paru.
Bahan:
Daun binahong 10 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

18. Obat Patah Tulang.
Bahan:
Daun binahong 10-20 lembar, air 3 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

19. Obat Radang Ginjal.
Bahan:
Daun binahong 7 lembar, air 2 gelas.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

20. Obat sehabis bersalin.
Bahan:
Daun binahong 7 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

21. Sehabis Operasi.
Bahan:
Daun binahong 20 lembar, 3 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

22. Obat Sesak Nafas.
Bahan:
Daun binahong 7 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

23. Obat Usus Bengkak.
Bahan:
Daun binahong 3 lembar, 2 gelas air.

Cara membuat:
Daun binahong dicuci lalu direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan:
Diminum 1 kali sehari.

Itulah resep-resep ampuh dari daun binahong. Begitu banyak khasiatnya, tak ada salahnya menanam tanaman binahong ini di pekarangn rumah, siapa tahu suatu saat kita membutuhkannya. Formasi daun per lembar yang dipakai sangatlah penting, selain buat keamanan juga kemanjuran obat.

Jadi simpan baik-baik resep di atas biar tinggal buka saja saat akan menggunakan daun binahong untuk obat sakit.

Monday, June 30, 2014

Otak Kiri vs Otak Kanan

Otak Kiri vs Otak Kanan: Kenali Otakmu Untuk Mendapatkan Desain Yang Lebih Baik


Otak Kiri vs Otak Kanan: Mana Yang Lebih Baik Dalam Mendesain?
Konsep mengenai otak kiri dan kanan sedang trend loh Sribuddies!. Tidak Cuma dalam hal-hal berbau psikologi, tetapi pada zaman sekarang semua pekerjaan yang kita lakukan selalu dihubungkan dengan otak kiri dan otak kanan. Setiap individu berpikir dengan cara tertentu, memiliki minat lebih di daerah tertentu, dan di atas dan melampaui semua – yang paling efektif dengan cara tertentu. Pemahaman yang akurat dari otak kiri dan kanan dapat membantu seseorang untuk menjadi lebih produktif, efisien, dan kreatif.
Sekarang waktunya nih buat kalian para desainer. Yuk, kita bahas mengenai bagian otak mana sih yang paling dominan dan baik dalam mendesain.
OTAK KIRI VS OTAK KANAN
left_right_brain_xp
Sebelum membahas lebih lanjut, apakah kalian tahu perbedaan antara keduanya? Otak manusia dibagi menjadi dua bagian. Perbedaannya juga cukup signifikan. Selain karena yang satu terletak disebelah kiri dan yang lainnya sebelah kanan, perbedaannya juga terletak pada fungsi yang dilakukannya. Otak kiri berpikir secara sadar, bernalar melalui logika, menganalisis dan mengatur emosi. Sedangkan otak kanan berpikir secara tidak sadar, berhubungan dengan kreativitas. Dalam desain dapat dikatakan otak kanan melihat referensi visual secara keseluruhan, seperti apa itu pemandangan? Kemudian baru melihat rincian yanga ada di gambar tersebut. Sedangkan otak kiri melihat rinciannya terlebih dahulu, baru menyimpulkan apa yang terdapat pada karya seni tersebut.
Untuk orang-orang yang berdominan otak kanan lebih bergantung pada referensi visual untuk memahami dan sering kali belajar visual. Mereka lebih emosional dan mampu untuk memahami serta merefleksikan perasaan mereka. Kemudian, mereka juga sangat intuitif dan memiliki keingin tahuan yang sangat tinggi. Tetapi negatifnya, orang yang berdominan otak kanan cenderung tidak teratur dan kurang dalam memanajemenkan waktu mereka.
Sedangkan orang-orang yang berdominan otak kiri sangat teroganisir. Mereka menyukai deadline. Mereka juga orang yang lebih suka mendengarkan daripada membaca sesuatu dan lebih mengandalkan kata-kata untuk mengingat daripada alat bantu visual. Tetapi negatifnya, karena mereka orang-orang yang terinci step-by-step serta cara algoritmik, mereka sangat rentan terhadap kesalahan.
HUBUNGANNYA DENGAN DESAIN
Setelah mengetahui fungsi otak kiri dan otak kanan, pasti Anda berpikir bahwa orang-orang yang berdominan otak kanan kemungkinan besar lebih kreatif dalam mendesain daripada orang-orang yang berdominan otak kiri. Sebenarnya hal itu harus dikaji lebih baik. Bagi mereka yang dominan otak kanan, mereka dikatakan lebih kreatif dalam mendesain karena pandangan mereka melihat dunia lebih luas daripada orang lain. Sedangkan dominan otak kiri jauh lebih umum dan lebih analitis. Mereka bisa lebih kreatif dalam mendesain dari orang-orang dominan otak kanan, tetapi dengan cara yang berbeda. Untuk lebih memahami sifat artistik kedua belah pihak, mari kita lihat beberapa contoh dibawah ini:
ABSTRAKSI = OTAK KANAN
Orang berotak kanan mungkin bersandar lebih ke arah seni abstrak, karena kurangnya ketertiban dan kekacauan. Abstraksi juga memberikan konsep tanpa batas, sehingga dapat dianggap lebih outside-the-box, atau kreatif. Seni abstrak juga dikenal untuk menggambarkan emosi, bahkan dengan tidak ada bukti visual keras. Orang berotak kanan mungkin lebih mudah dapat menangkap makna sepotong abstrak lebih dalam.
abstract
 REALISME = OTAK KIRI
Sedangkan orang berotak kiri lebih tertarik dengan seni yang tertib dibandingkan abstrak. Apa yang dimaksud dengan seni tertib? Seni tertib lebih mengarah ke foto yang realitis seperti pemandangan, model atau apa saja yang berhubungan dengan pedoman dan bentuk.
photorealistic2
MANA YANG PALING DOMINAN?
Manusia menggunakan otak kanan dan kiri untuk mencocokkan kemampuan yang berfungsi secara penuh. Namun harus diingat, setiap manusia pun memiliki bagian yang dominan. Anda harus menentukan sisi otak bagian mana yang dominan terhadap diri anda. Sekarang sudah banyak sekali cara menentukan sisi dominan. Salah satunya adalah dua kuis online ini:
Kuis ini meliputi beberapa pertanyaan mengenai lukisan. Kuis ini ditujukan untuk para desainer walaupun kalian tidak melukis. Sebagai contoh, jika Anda seorang desainer web, Anda bisa menerapkan pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam ruang digital anda.
Untuk kuis yang satu ini, tidak hanya untuk kalian para desainer. Karena kuis ini terlihat lebih umum. Kuis ini sangat berguna. Karena kuis ini memberikan rincian yang sangat detail dan hasil yang sangat akurat.
MANFAAT DALAM PEKERJAAN
Sekarang mari kita melihat ke dalam beberapa ide lebih lanjut tentang bagaimana kita secara khusus dapat lebih baik dalam pekerjaan hanya dengan memahami psikologi kita sendiri. Setelah mengikuti kuis di atas, Anda mungkin telah menemukan bahwa Anda tidak menggunakan 100% otak kanan maupun 100% otak kiri. Keadaan sebenarnya adalah campuran dari keduanya, sementara beberapa sifat mungkin bersandar jauh ke sisi yang berlawanan atau sebaliknya. Dalam keadaan-keadaan tertentu, kita mungkin hanya menjadi kanan / kiri berotak dengan persentase tertentu, sedangkan sisa persentase memimpin jalan berlawanan. Sekarang mari kita lihat beberapa strategi yang dapat membantu orang dengan kombinasi sifat-sifat:
PAHAMI GAYA ANDA
Seperti yang dikatakan diatas, orang yang berdominan otak kanan cenderung lebih ke arah abstraksi sementara orang-orang berotak kiri cenderung lebih ke arah realisme. Jika kita memiliki karakteristik campuran, kita mungkin cenderung ke arah campuran. Termasuk dalam hal mendesain.
Anda perlu menemukan gaya Anda, dan coba campurkanlah pilihan Anda antara abstraksi dan realisme. Menambahkan bentuk yang lebih mungkin bagi mereka yang berdominan otak kiri lebih kuat, tetapi dengan petunjuk dari pemikiran otak kanan. Abstraksi dengan sedikit bentuk mungkin bagi mereka yang berdominan otak kanan, tetapi memiliki sedikit pemikiran otak kiri. Jika Anda bisa menggabungkannya dengan baik hal itu dapat mencapai keseimbangan yang lembut.
mixed
Lihatlah beberapa jenis desain, dan buatlah catatan yang menarik bagi Anda. Kemudian simpanlah dalam koleksi Anda agar Anda dapat teliti kesamaan mereka. Kemudian uji sisi abstraksinya dan analisis. Jika Anda sudah lihai dalam melakukan hal ini, artinya Anda sudah berhasil mencampurkan sisi otak kanan dan kiri anda.
PATUHI OTAK ANDA
Jika Anda suka organisasi, tidak ada salahnya untuk menggunakannya dalam mendesain desain Anda. Jangan merasa perlu untuk lebih kreatif dengan menjadi lebih unik, berbeda, atau bahkan menjadi aneh. Satu bisa sama seperti aslinya dengan menggunakan pengukuran, bentuk, pola, dan aturan. Bagi orang-orang berotak kiri cobalah membuat satu aturan untuk mematuhi seluruh desain, dan kemudian datang dengan cara-cara yang berbeda-beda untuk mengubah aturan bahwa seluruh desain untuk membawa lebih banyak variasi . Misalnya, gunakan hanya satu bentuk dan mengubahnya menjadi gambar besar, gunakan hanya satu warna dalam nuansa yang berbeda, atau mencoba karya seni isometrik.
isometric
Jika Anda tidak menyukai bentuk, dan lebih suka mencoba abstraksi ekstrim , kemudian cobalah lakukan itu. Jangan tahan diri Anda untuk batas karena Anda merasa bahwa karya seni dibutuhkan organisasi. Hal ini dapat dilakukan, tetapi tidak harus. Sedangkan untuk orang berotak kanan harus mencoba bereksperimen dengan warna yang berbeda, pola, tekstur , dan apa pun, sambil menjaga gambaran besar dalam pikiran .
Karena dominasi kanan berarti melihat gambaran besar dan kemudian detail, bayangkan hasil pertama, dan kemudian detail sepanjang jalan. (Untuk web designer berotak kanan , ini adalah salah satu alasan lagi mengapa wireframing sangat penting).
BELAJAR MENGATASI KESALAHAN ANDA
Semakin kita memahami sisi positif kita, semakin besar pula kita dapat memahami kesalahan kita. Anda harus mempelajari hal-hal penting seperti belajar mengidentifikasi kesalahan Anda dan belajar memikirkan bagaimana Anda akan perbaiki. Jika seseorang memiliki kesulitan menemukan kreativitas karena mereka terlalu analitis, jangan melawan naluri alami Anda. Alih-alih mencari metode baru untuk memanfaatkan kreativitas dan mempraktekkan teknik-teknik baru . Ingat! Desain grafis atau seni bakat siapa pun yang sempurna pada awalnya – tidak peduli apa sifat alami mereka mungkin . Kedua belah pihak harus bekerja dalam hal itu , dan harus lebih mampu menerima kesalahan mereka dan bekerja pada mereka untuk memperbaiki diri .
- See more at: http://blog.sribu.com/2013/12/17/otak-kiri-vs-otak-kanan-kenali-otakmu-untuk-mendapatkan-desain-yang-lebih-baik/#sthash.beTaJoD5.dpuf

Saturday, May 3, 2014

Kamera Lubang Jarum II

Make Your Own Redscale Pinhole Camera

Sebelum bikin kamera, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu REDSCALE.
Menurut Wikipedia, Redscale adalah nama yang diberikan untuk teknik pemotretan dimana film diekspos dari sisi sebaliknya. Atau untuk mempermudahnya, perhatikan ilustrasi berikut:
Redscale basic01 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
A.      Posisi normal, sisi film yang terekspos adalah ‘bagian dalam’
B.      Posisi Redscale, sisi film yang terekspos adalah sisi sebaliknya
Redscale basic02 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Jika kita bicara lebih detail maka sebuah lapisan film warna terdiri atas 3 layer (lapis) warna. Secara normal, lapisan pertama yang akan terekspos cahaya adalah lapisan biru kemudian berturut-turut hijau dan lapisan akhir adalah warna merah.
Akan tetapi jika kita balik untuk redscale maka lapisan pertama yang terkena cahaya adalah warna merah kemudian hijau dan (sedikit atau bahkan tidak terekspos) biru sehingga foto yang dihasilkan akan cenderung (tone-nya) gradasi merah.
Jika kita menggunakan kamera analog, untuk menggunakan teknik redscale ini kita harus memutar ulang terlebih dahulu film warna yang akan kita pake ke canister (selongsong) film yang masih kosong sehingga posisi putar filmnya akan terbalik. Atau anda juga dapat membelinya langsung (film redscale) ke teman-teman lomografi (tapi harganya tidak murah dan sedikit ‘kurang wajar’ untuk film sekelas itu).
upi redscale Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Baiklah, sekarang kita langsung aja belajar membuat kamera pinhole untuk teknik redscale ini. Salah satu keuntungan menggunakan kamera pinhole untuk redscale adalah kita tidak perlu untuk menggulung/memutar film yang akan kita gunakan ke sebuah canister kosong karena dengan desain kamera yang kita buat sendiri tentu saja kita akan lebih mudah menyesuaikan dengan kebutuhan kita.

Spesifikasi kamera :
  • Jenis kamera : Kamera Pinhole Redscale (Kamera Lubang Jarum)
  • Dimensi : 130 x 60 x 50mm
  • Media rekam : Film Negatif warna 135mm
  • Jumlah lubang jarum : 1 buah
  • Focal length : 40 mm
  • F-stop : 116.67
make your own redscale pinhole camera 01 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan antara lain:
  1. Karton hitam (bisa juga diganti dengan cat hitam)
  2. Karton tebal 2-3 mm
  3. Penggaris
  4. Lem
  5. Alat tulis
  6. Canister (selongsong) film bekas/kosong
  7. Film negative warna 135 mm
  8. Alat potong (cutter)
  9. Gunting
  10. Piring kue (alumunium bolak-balik)
  11. Jarum
make your own redscale pinhole camera 02 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Langkah pertama adalah buatlah pola dasar kamera seperti pada ilustrasi di atas pada kertas/karton tebal. Pola ini akan kita gunakan untuk alas dan bagian atas belakang badan kamera.
make your own redscale pinhole camera 03 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Kemudian potong karton sesuai dengan pola yang sudah kita bikin sehingga kita akan mendapatkan 2 (dua) potongan seperti ilustrasi di atas.
make your own redscale pinhole camera 04 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Selanjutnya potong kertas yang akan berfungsi sebagai badan (body) kamera dengan ketinggian 5 cm. Kemudian tempelkan potongan tersebut ke bagian alas kamera. Yang perlu diperhatikan pada langkah ini adalah kita juga perlu untuk membuat 2 (dua) potongan kertas/karton yang akan kita tempelkan di bagian belakang sehingga akan terbentuk jalur/rel setinggi 3.6 cm untuk film.
make your own redscale pinhole camera 05 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Setelah bagian vertical badan kamera sudah menempel maka kita perlu melapisnya dengan karton hitam atau anda juga dapat menggantinya dengan mengecat hitam seluruh bagian dalam badan kamera.
make your own redscale pinhole camera 06 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Langkah berikutnya adalah tempelkan bagian atas badan kamera setelah terlebih dahulu kita melubanginya untuk tempat masuk pemutar film. Jangan lupa juga untuk melapisi bagian dalam tutup badan kamera tersebut dengan karton hitam atau mengecatnya.
Sekarang kita sudah mempunyai bagian belakang badan kamera.
make your own redscale pinhole camera 07 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Setelah bagian belakang badan kamera sudah jadi maka langkah berikutnya adalah membuat tutup bagian depan kamera.
Untuk menghindari kebocoran sinar masuk ke bagian dalam kamera dan agar lebih presisi maka potonglah karton seukuran sisi terluar lubang bagian depan badan kamera. Selanjutnya buatlah 2 (dua) garis diagonal yang saling memotong (untuk mencari bagian tengah) kemudian buatlah kotak seukuran 1x1cm dan potong bagian tersebut seperti ilustrasi di atas.
make your own redscale pinhole camera 08 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Langkah berikut adalah kita akan membuat apa yang disebut dengan lensa pada kamera pinhole (kamera lubang jarum) dengan menggunakan piring kue yang terbuat dari alumunium bolak-balik. Caranya adalah dengan memotong piring alumunium tersebut dengan ukuran 2 x 2 cm. Piring kue alumunium ini sudah cukup tipis sehingga kita tidak perlu lagi mengampelas untuk menipiskannya. Jika anda tidak berhasil menemukan piring kue tersebut anda juga dapat menggantinya dengan menggunakan kaleng bekas minuman ringan (softdrink). Namun karena kaleng bekas minuman ringan ini cukup tebal maka anda perlu untuk menipiskannya dengan cara mengampelasnya.
Selanjutnya kita akan melubangi alumunium tersebut dengan ujung jarum. Ukuran/diameter lubang jarum kira-kira adalah 0,2 – 0,3 mm. Karena kita membuat kamera dengan manual buatan tangan (handmade) maka ketepatan diameter adalah dengan ilmu kira-kira. Cara memastikan ukuran adalah cobalah untuk menerawang lubang yang telah kita bikin ke arah cahaya. Ukuran yang kita dianggap pas/tepat adalah ketika masih terlihat serat-serat logam pada saat lubang kita terawang ke arah cahaya.
Catatan:
  • Semakin besar ukuran lubang berarti nilai F-Stop kamera bertambah kecil (ruang tajam kamera /ketajaman gambar berkurang) akan tetapi waktu ekspose (pemotretan) akan bertambah cepat
  • Sebaliknya semakin kecil lubang maka nilai F-Stop akan bertambah besar yang berarti ketajaman gambar bertambah tapi waktu pengambilan gambar juga akan bertambah lama.
make your own redscale pinhole camera 09 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Berikutnya kita akan menempelkan ‘lensa’ alumunium ujung jarum tersebut ke bagian tengah penutup depan badan kamera dengan menggunakan lakban hitam. Kemudian lapisi potongan karton tersebut dengan kertas hitam atau anda juga dapat mengecatnya dengan warna hitam doff.
make your own redscale pinhole camera 10 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Selanjutnya potong dan tempelkan karton setinggi 3.5cm pada bagian depan tutup kamera sehingga akan membentuk ruang dengan ukuran sisi terluar 4.5 x 6.5 cm. Ruangan ini berfungsi sebagai batas per frame foto untuk sekali jepretnya.
make your own redscale pinhole camera 11 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Kemudian potong dan tempelkan karton sekeliling sisi luar tutup badan kamera kita. Pastikan ujung-ujung karton tersebut saling menempel dengan rapi dan tidak bocor untuk menghindari kegagalan foto. Jangan lupa juga untuk melapisi seluruh bagian dalam tutup badan kamera dengan karton hitam atau mengecatnya dengan warna hitam doff.
make your own redscale pinhole camera 12 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Pasangkan penutup bagian depan badan kamera tersebut ke bagian belakangnya sehingga sekarang kita sudah mempunyai badan kamera pinhole redscale. Langkah berikutnya adalah membuat shutter. Jenis yang akan kita gunakan adalah sliding shutter. Perhatikan 2 (dua) potongan bagian shutter kamera yang akan kita gunakan tersebut.
make your own redscale pinhole camera 13 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Tempelkan kedua potongan sliding shutter ke tutup badan kamera sehingga sekarang kita sudah benar-benar memiliki sebuah kamera pinhole redscale secara utuh. Untuk pemutar film, saya menggunakan barang bekas berupa tutup belakang spidol yang di’coak’ sehingga dapat tepat masuk ke bagian pemutar di canister film.
make your own redscale pinhole camera 14 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Setelah kamera sudah jadi maka langakh selanjutnya yaitu bongkar sebuah canister (selongsong) film bekas/kosong dan balikkan as pemutar sehingga canister tersebut akan saling berhadapan dengan film yang akan kita pakai. Fungsi canister ini adalah sebagai wadah penerima untuk menggulung film yang telah kita jepretkan.
make your own redscale pinhole camera 15 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Untuk mempermudah, pada canister kosong yang telah kita balik pemutarnya tersebut, pasangkan potongan film bekas yang akan berfungsi sebagai penarik/penyambung dengan film baru yang akan kita pakai. Kemudian sambungkan kedua film tersebut dengan menggunakan isolasi (gunakan isolasi setipis mungkin untuk memperlancar masuk).
make your own redscale pinhole camera 16 Make Your Own Redscale Pinhole Camera
Voilaa.. sekarang anda tinggal memasangkan film yang sudah kita sambung tadi ke dalam kamera yang baru kita bikin. Jika anda sudah terbiasa maka pasangkan film ini di dalam changing bag atau di dalam kamar gelap (lumayan ngirit 1 frame hehe) atau jika anda belum terbiasa maka anda juga dapat melakukannya di tempat yang cukup terang.
Pada posisi ilustrasi di atas, film yang masih baru/belum terpakai ada di sebelah kanan dan sebelah kiri adalah canister kosong. Jika anda membuat kamera sesuai dengan ukuran yang ada pada langkah-langkah di atas maka untuk menggulung 1 frame film yang sudah di jepret adalah 1 ¾ putaran atau 630 derajat.
Selamat mencoba dan jangan ikut untuk bereksperimen kawan!!
Catatan:
Berdasarkan pengalaman, setiap merek film akan menghasilkan tone warna merah yang berbeda pula.
redscale pinhole Make Your Own Redscale Pinhole Camera

Kamera lubang jarum

Kamera lubang jarum

Tahukan anda, bahwa kamera pertama di dunia dulu dapat bekerja baik, padahal tidak berlensa? Dan uniknya, kamera tidak berlensa ini belum juga punah, karena masih sering dipakai hingga saat ini, kita biasa menyebutnya dengan kamera lubang jarum.


Kamera tanpa lensa ini telah dipakai sejak dulu kala. Pada abad keempat, sejumlah tokoh Yunani seperti Aristoteles dan Euclid telah mendeskripsikan teknik tersebut. Begitu pula, pada abad kelima, seorang filsuf Cina bernama Mo Jing juga telah bermain-main dengan teknik ini, yang ternyata memang sederhana namun bekerja dengan cukup baik.

Bayangkan bahwa anda memiliki sebuah ruang kamar yang benar-benar tertutup rapat, kecuali pada sebuah lubang jarum di salah satu sisinya. Gelombang cahaya akan ‘bocor’ memasuki lubang ini, sehingga sebuah citra akan terbentuk pada sisi dinding yang berseberangan dengan ‘lubang jarum’. Seperti terlihat pada gambar, citra yang terbentuk menyerupai objek yang terletak di luar ruang kamar, hanya saja terproyeksikan secara terbalik.cara membuat kamera lubang jarum.
1.Gunakan kaleng atau kotak kecil sebagai badan kamera. Kemarin yang digunakan untuk kamera adalah kaleng biskuit.
2.Keseluruhan badan kamera (interior maupun eksteriornya) di cat hitam (biasanya pake cat doff bukan yang glossy) untuk mencegah adanya refleksi cahaya
3.Buat sebuah lubang kecil di salah satu sisi sebagai jalan masuk cahaya (diafragma). Bila lubang terlalu besar, tutup lubang dengan aluminium, lalu lubangi aluminium dengan jarum.
4.Tempelkan sebuah penutup yang berfungsi sebagai rana (bisa menggunakan lakban hitam) di lubang tersebut untuk mencegah masuknya cahaya saat kita sedang tidak melakukan pemotretan. Untuk mengecek apakah lubang tersebut telah sesuai dengan yang diinginkan, kita dapat mengetahuinya dengan melihat ke dalam sisi belakang kamera.
5.Pada sisi dalam kaleng a.k.a kamera yang berhadapan dengan lubang tersebut, tempelkan juga sebuah double tape untuk menahan kertas foto (biasanya memakai lakban hitam dengan sisi yang lengket ada diluar)
6.Sebagai media perekam cahaya, kita bisa memakai film atau kertas foto. Kertas foto lebih banyak dipilih karena lebih mudah dipegang dan mudah untuk memasangnya di safelight. Sedangkan jika menggunakan film, harus dipasang pada ruang yang gelap total. Yang perlu diperhatikan, kertas foto kurang sensitif terhadap cahaya jika dibandingkan dengan film.
7.Pasang kertas foto yang akan kita gunakan, dengan cara menempelkannya pada dinding dalam kamera pada arah yang berlawanan dengan lubang jarum. Emulsinya harus terletak berhadapan dengan lubang jarum (sisi yang mengandung emulsi biasanya terasa agak lengket bila dipegang)

catatan:
1. Semakin besar lubang, dan semakin lama bukaan lubang: maka citra menjadi semakin terang, tapi detilnya semakin kabur.
2. Semakin kecil lubang, dan semakin singkat bukaan lubang: maka citra menjadi semakin gelap, tapi detilnya semakin tajam.

Kamera lubang jarum adalah kamera primitif (kuno banget)  yang banyak digemari pada zaman sekarang. Kamera ini murah meriah, karena dapat dibuat dari kotak pensil kaleng, kardus, dan berbagai barang bekas di sekitar kita.
Cara membuat kamera lubang jarum cukup mudah. Siapkan kotak pensil kaleng yang sudah tidak dipakai. Ambil tutupnya, lalu lubangi tepat di tengah tutup itu. Buat lubang dengan diameter 0,5 cm. Kemudian, cat bagian dalam kotak pensil itu dengan cat hitam agar ruang dalam kotak pensil itu gelap gulita dan tidak memantulkan cahaya.
Ambil aluminimum foil. Guntinglah sekitar 5x5 cm. Kemudian, tempelkan potongan aluminium foil itu menutupi lubang pada tutup kotak pensil. Rekatkan kuat-kuat dengan plester hitam. Setelah itu, ambil jarum dan lubangi aluminium foil itu. Tutup bagian luar lubang jarum itu dengan plester hitam. Plester di bagian luar lubang ini berfungsi sebagai jendela kamera untuk memotret.
Untuk film, kita dapat membeli kertas emulsi atau kertas negatif film. Harga per lembarnya sekitar Rp2.000,00. Letakkan kertas film di dalam kotak pensil. Usahakan agar posisinya tidak bergeser.
Memasukkan kertas film ke dalam kamera, atau mengeluarkannya, harus dilakukan dalam ruang yang gelap. Sebab, kertas film akan rusak jika terkena cahaya. Setelah kertas film masuk dalam kamera kotak pensil, maka kita siap memotret.
Memotret dengan kamera lubang jarum tidak boleh bergerak agar hasil fotonya tajam. Karena itu, selain membuat kamera, kita juga harus membuatkan kakinya. Jika tidak mau repot, kita dapat gunakan kursi atau memanfaatkan benda-benda di sekitar untuk menopang kamera.
001-kamera lubang jarum3
Selain foto hitam putih, kamera lubang jarum dapat digunaka untuk memotret dengan film berwarna.
Cara memotretnya cukup mudah. Kita tinggal membuka plester hitam yang menutupi lubang jarum.Ketika plester dibuka, cahaya akan masuk menyinari ruangan dalam kamera. Cahaya itu akan mengenai permukaan kertas film di dalamnya.
Kita harus menghitung berapa lama plester dibuka. Jika terlalu lama, cahaya yang masuk terlalu banyak. Terlalu banyak cahaya akan membuat foto menjadi terlalu terang, bahkan bisa putih saja hasilnya. Sebaliknya, jika terlalu sebentar membuka plesternya, cahaya yang menyinari kertas film akan sedikit sekali. Akibatnya, hasil foto menjadi gelap.
Membuka dan menutup plester memang harus pas waktunya. Karena itu, biasanya, memotret dengan kamera lubang jarum tidak langsung menghasilkan foto yang bagus. Apalagi, setelah memotret, masih ada proses cuci cetak film yang juga harus dilakukan dengan tepat.
Kenapa, sih, mesti susah payah memotret dengan kamera primitif? Kan, sudah banyak kamera digital yang tinggal tekan tombol, jadi deh!
Memotret dengan kamera lubang jarum tidak hanya demi menikmati hasil fotonya saja, tetapi juga untuk menikmati proses memotret sampai mencetaknya. Memang ribet, sih. Akan tetapi, ketika berhasil membuat foto yang bagus dengan kamera kuno, rasanya puaaasss banget. Di situlah letak kenikmatannya.
Fotografi kamera lubang jarum cukup banyak penggemarnya, lo. Buktinya, banyak perkumpulan fotografi kamera lubang jarum di Indonesia saat ini

Sumber:
http://www.untuksemua.com/cinematografi-fotografi/kamera-lubang-jarum-9491/