Thursday, October 23, 2014

11 Sisa-sisa Peradaban yang Pernah Hilang dan Masih Misterius

11 Sisa-sisa Peradaban yang Pernah Hilang dan Masih Misterius  

11 sisa peradaban yang pernah hilang dan masih misterius

11 sisa peradaban yang pernah hilang dan masih misterius Banyak sekali kota atau peradaban di Bumi ini yang pernah hilang telan Bumi, namun keberadaan peradaban itu kembali hidup setelah generasi penerus atau seorang penjelajah menemukan sisa-sisa peradaban hilang itu. Kali ini ada 11 kota atau peradaban yang pernah hilang atau hilang sama sekali belum pernah ditemukan.(misterius)

1. Petra 

 petra satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Petra satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang Peradaban kota Petra pernah hilang selama 500-600 tahun sampai akhirnya di temukan. Petra terletak di Jordania, Kota yang didirikan dengan memahat batu pegunungan, Petra dalam bahasa Yunani berarti batu. Bangunan batu megah Petra setinggi 40 meter. Batu-batu yang dipahat pada bangunan Petra beraneka warnanya Pink, Hijau, Ungu, Merah, Biru, Orange, dan Kuning, sehingga saat Matahari menyinari bangunan batu megah itu terlihat sangat indah memantulkan cahaya bebatuan yang beraneka warna. Petra merupakan ibu kota Nabatean, Petra didirikan pada 9SM-40M oleh Raja Aretas IV. Gunung Harun atau Jabal Harun adalah Gunung setinggi 1.350 meter di sekitar Petra., dipercaya pada puncak Jabal Harun, Nabi Harun meninggal dan dimakamkan oleh Nabi Musa. Kabarnya saat usia 10 tahun Nabi Muhammad pernah berkunjung ke Jabal Harun bersama pamannya. untuk lebih jelasnya tentang sejarah kota petra ini silakan buka: Petra Legenda Kota yang pernah hilang

2. Chichen Itza 

 chichen itza satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Chichen itza satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang Chichen Itza merupakan kota pemujaan dan iptek yang dibangun oleh suku Maya di Semenanjung Yucatan, Mexico. Masa kejayaan kejayaan kota ini diperkirakan sampai abad ke 13. Setelah 150 tahun berdiri Chichen Itza ditinggalkan penghuninya, alasan perginya suku Maya sampai sekarang masih misteri. Selama 300 tahun lebih kota Chichen Itza hilang ditelan belukar hutan belantara dan hancur. Jumlah anak tangga pada 4 sisi piramida Chichen Itza adalah 365, konon itu adalah menyamakan jumlah hari dalam setahun.

3. Pompeii 

 pompeii satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Pompeii satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang Pompeii adalah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing, berada di wilayah Campania, Itali. Pompeii hancur karena letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79M. Debu vulkanik yang tebal menutup kota ini selama 1.600 tahun dan akhirnya ditemukan dengan tidak sengaja. Masyarakat Pompei sudah sangat akrab dengan gampa dan letusan gunung, tepatnya pada tanggal 20 Agustus 79 getaran-getran gempa semakin terasa, dan semakin sering dihari berikutnya, namun peringatan gempa itu tidak disadari oleh warga Pompeii pada saat itu, sore hari pada tanggal 24 Agustus 79 sebuah letusan gunung berapi yang maha dasyat terjadi dan mengubur kota itu selamanya,sekarang kota Pompeii tinggal puing-puing saja. Tanggal 24 Agustus menurut kepercayaan masyarakat setempat adalah hari perayaan Vulcanalia, Dewa Api Romawi. Tragedi Pompeii akhirnya dibuat Novel karya modern yang berjudul The Last Day of Pompeii

4.Machu Pichu 

machu picu satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Machu picu satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang Machu Pichu terletak pada pegunungan setinggi 2.350 meter di atas permukaan laut. Machu Pichu terletak di lembah Urumbaba, Peru. Machu Pichu juga berarti sebagai Kota Inca yang Hilang, masyarakat Inca adalah penyembah Matahari, oleh karena itu kuil atau kota mereka dibangun di atas pengunungan. Machu Pichu dibangun sekitar tahun 1450 tetapi ditinggalkan penduduknya seratus tahun kemudian, disebabkan oleh invasi tentara Spanyol terhadap kerajaan Inca. Machu Pichu ditemukan kembali oleh seorang arkeolog dari Universitas Yale, Hiram Binghamm III pada tahun 1911. Kalau diperhatikan kota Machu Pichu seperti bentuk wajah yang menantap langit !

 5. Troy 

 troy satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Troy satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang Kota Troy pernah dianggap cuma sebagai dongeng belaka atau sekedar mitos, sama halnya dengan Atlantis dan Lemuria yang belum di temukan, bedanya Troy sekarang telah ditemukan puing-puingnya. Pada tahun 1822 peneliti Inggris Charles McLaren menyimpulkan letak kota Troy berada di Turki. McLaren menunjuk pada sebuah tanah yang luas berbukit yang disebut Hisarlik, yaitu sebuah kawasan laut sempit yang menghubungkan antara Laut Hitam dan Aegea. Pada tahun 1871 seorang peneliti Jerman Heinrich Schielemann melakukan penggalian. Baru pada tahun 1873 Heinrich berhasil menemukan puing-puing yang dipercaya sebagai kota Troy. Selain itu Heinrich bersama krunya berhasil menemukan harta karun berupa emas dan perak, yang disebut sebagai harta karun Priam, sesuai dengan legenda Raja Troy, Priam. Namun Heinrich menyelundupkan harta karun itu keluar dari Turki menuju Eropa.

6.The City of Z

 the city of z satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
The city of z satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang The City of Z adalah kota misterius dari pedalaman hutan Amazon, Brazil. Sejumlah peneliti dikabarkan menghilang tanpa jejak dan tidak ditemukan sampai sekarang ini saat melakukan expedisi pencarian kota misterius itu. Pencarian berdasarkan manuskrip atau catatan-catatan pendahulu, akhirnya City of Z hanyalah sebuah misteri. Namun pencitraan dari satelit menunjukan ada peta peradaban yang sangat besar di tengah-tengah rimba Amazon. Pada tahun 1753 penjelajah Potugis memasuki belantara Amazon dan menemukan jalan bebatuan berlapis kristal. Pada keesokan harinya dengan senjata lenkap ditangan, penjelajah tersebut siap melakukan penjelajahan menyusuri jalan yang dipercaya menuju kota kuno misterius itu. Namun penjelajah tersebut tidak menemukan adanya tanda kehidupan apapun di setiap sudut kota itu, tidak ada jejak apapun, kosong. Menurut catatan kota itu dipenuhi dengan bangunan-bangunan besar nan megah dengan pintu batu berukir di depan rumah kota itu. Manuskrip atau catatan itu tersimpan di perpustakaan Rio de Janeiro pada tahun 1920, yang diserah kan oleh penjelajah Portugis pada tahun 1743 di belantara Amazon. Peneliti selanjutnya adalah seorang Kolonel pasukan Artileri Inggris pada tahun 1925 yang juga hilang tak kembali saat melakukan expedisi ke kota kuno misterius itu. Pada manuskrip terdahulu termasuk manuskrip milik Kolonel Fawcett mencatat adanya tulisan-tulisan yang terukir pada dinding rumah kota itu. Kolonel menyebutnya tulisan yang misterius. Tulisan atau abjad ini ditemukan berdasarkan manuskrip penjelajah Portugis, penjelajah Portugis selain menemukan bangunan besar seperti gedung-gedung megah juga menemukan abjad misterius seperti di atas. Tulisan di atas ditemukan di dekat sungai dan penggalian yang di percaya sebagai tambang. Para penjelajah mencoba mengukut kedalaman lubang itu tapi ternyata tetap tidak menemukan dasar dari lubang itu, alias sangat dalam, tapi tidak dijelaskan seberapa panjang talinya itu. Tulisan tersebut ditemukan di sebuah bangunan mirip rumah koboi, yang di dalamnya terdapat semburan air mancur. Tulisan yang satu ini ditemukan pada sebuah pintu masuk ke komplek kota, oleh Kolonel Fawcett. Sayangnya Kolonel dan timnya tidak berhasil menggeser pintu itu. Yang mengejutkan tulisan serupa ditemukan di hutan belantara Ceylon, atau Sri Lanka. Seorang pemuka Hindu yang ditemui Fawcett mengatakan abjad itu adalah abjad Asoka, dan sayangnya Abjad itu hanya diketahui oleh pemuka Agama Budha masa lalu. Bukti City of The Z adalah peradaban maju adalah ditemukannya koin emas di lokasi reruntuhan, koin itu lebih besar dari koin Brazil pada masa itu. Koin itu bergambar seorang pemuda yang sedang berlutut dan sisi satunya bergambar makhkota dan busur panah. Para peneliti menduga kota kuno misterius itu dibangun pada ribuan tahun yang lalu, tapi mengapa tidak ditemukan fosil ? dan kenapa reruntuhan kota itu tidak bisa di temukan lagi ? Misterius . . .

7. Kerajaan Sriwijaya 

 sriwijaya satu diantara 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Sriwijaya satu diantara 11 sisa peradaban yang pernah hilang Prasasti tertua tentang kerajaan Sriwijaya adalah pada abad ke – 7 pada prasasti Kedukan Bukit. Tidak ada catatan lebih lanjut mengenai kerajaan Sriwijaya sampai tahun 1920an. Belum banyak bukti fisik yang ditemukan tentang kerajaan Sriwijaya. Kemaharajaan Sriwijaya sudah ada sejak 671 berdasarkan pada catatan I Tsing dari Prasasti Kedukan Bukit. Pada tahun 718 Masehi Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirim surat kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz untuk mengutus seseorang yang bisa mengajarkan Islam kepadanya. Peristiwa itu menandakan Sriwijaya sudah menjalankan sistem diplomatik dengan dunia Islam atau negara Arab. Namun keberadaan yang pasti tentang pusat kerajaan Sriwijaya masih tanda tanya sampai sekarang. Prasasti lainnya yang berceritakan tentang Sriwijaya ditemukan di Muangthai, Thailand yaitu bernama prasasti Ligor 774M. Selain Prasasti sumber lainnya adalah sumber tertulis berasal dari Persia dan Arab, menurut Marwati dan Nugroho 1993, berdasarkan sumber tertulis itu diantaranya menyatakan salah satu maharaja Sriwijaya bernama Zabag adalah raja yang kekuasaannya di pulau-pulau di lautan bagian Timur, dikisahkan Raja Zabag adalah raja terkaya dibandingkan dengan raja-raja di India. Muncul pendapat lain tentang Sriwijaya bukan di Palembang seperti selama ini diperkirakan. Seperti berdasarkan pada buku Sejarah Nasional Indonesia II (1993), pendapat ini salah satunya dari F.D.K Bosch pada 1904 yang menyatakan bukti-bukti Sriwijaya berada di Palembang sangatlah sedikit. R.C Majumdar menyatakan letak Sriwijaya harus dicari di wilayah Jawa sedangakan H.G Quatritch Wales menempatkan Sriwijaya di Chaiya, Thailand. Drs. Sukmo serta Prof.Slamet Muljana meyakini Sriwijaya berada di daerah yang sekarang disebut dengan Jambi.

8. Gobekli Tepe 

 gobekli tepe satu diantara 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Gobekli tepe satu diantara 11 sisa peradaban yang pernah hilang Gobekli Tepe adalah bangunan misterius di dunia, sampai saat kini belum diketahui siapa yang membangun peradaban kuno tersebut, diperkirakan umurnya sudah ribuan tahun. Gobekli Tepe berada di Turki. Gobekli Tepe menyandang gelar Unexplained Thing in the world, namun sejumlah peneliti dari Jerman menyatakan bahwa Gobekli Tepe adalah bangunan Kuil tertua di dunia, Gobekli Tepe lebih tua dari Stonehenge di Inggris. Bangunan misterius Gobekli diperkirakan sudah berumur 12.000 tahun. Potongan batu di situs Gobekli Tepe sangatlah misterius, karena sangat presisi untuk pemotongan batu yang sudah berusia 12.000 tahun itu. Ada spekulasi tentang makhluk lain yang membuat peradaban kota kuno itu, Alien. Situs ini telah ada sebelum manusia mengenal bahasa dan penempaan logam, dan berat setiap potongan bantunya seberat kira-kira 15-20 ton.

9. Angkor 

 angkor, satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Angkor, satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang Terkenal dengan Angkor Wat terletak di kota Angkor, Kamboja. Didirikan pada masa pemerintahan Raja Suryavarman II pada pertengahan abad ke – 12. Angkor ditinggalkan setelah Raja dan penduduknya mati karena peperangan, setelah itu Angkor yang ditinggalkan hilang ditelan belukar hutan belantara. Angkor Wat pada jaman dulu dianggap sebuah legenda atau mitos bahwa bangunan tersebut adalah pemberian para Dewa untuk memperindah paras Bumi, akhirnya orang-orang tidak berani untuk mencari dimana sebenarnya kuil tersebut, karena dianggap sebagai dongen belaka, selama ratusan tahun Angkor tertelan belukar hutan belantara, namun pada akhirnya seorang ahli obat-obatan dari luar kamboja menemukan kuil raksasa tersebut.

10. Lemuria 

 lemuria satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Lemuria satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang Lemuria adalah peradaban yang mirip dengan kisah mitologi/dongeng seperti Troy dan Atlantis, namun Troy akhirnya ditemukan. Lemuria dikisahkan sebagai peradaban masa lalu berteknologi canggih dan masyarakatnya mempunya kekuatan spiritual/magic yang mumpuni. Salah satu legenda tentang lemuria adalah cerita tentang kristal lemuria, disinyalir sisa-sisa peradaban Lemuria telah ditemukan di wilayah perairan laut Yonaguni, Jepang yaitu berupa piramida raksasa berumur lebih dari 12.000 tahun. Sebagian beranggapan Lemuria adalah peradaban tertua di dunia yang sudah mencapai puncak teknologi canggih, bahkan lebih canggih dari zaman sekarang ini. Menurut beberapa cerita Lemuria adalah musuh bebuyutan Atlantis namun keduanya juga mempunyai nasib yang sama yaitu tertelam bumi atau tenggelam di dasar samudera. Banyak kisah sepekulasi tentang Lemuria dan Atlantis, ada beberapa yang mengatakan kedua peradaban itu hanyalah sebuah dongeng Plato saja. Namun banyak sekalai sisa-sisa peradaban yang ditemukan dan menjadi misteri sampai sekarang, nah peradaban yang ditemukan itu akhirnya dihubungkan dengan kedua benua yang hilang ini, Atlantis dan Lemuria. Salah satunya adalah Piramida Jepang dan Moai di pulau Paskah, Chile. Dikisahkan penduduk Lemuria yang menolak perang dengan Atlantis akhirnya berpindah tempat ke Planet atau Galaksi lain, mengingat sudah canggihnya teknologi pada saat itu, mitos lain juga mengatakan bahwa Lemuria adalah para leluhur bangsa Jawa atau Indonesia, sesuai dengan ciri-ciri masyarakat Lemuria yang ramah serta penguasaan ilmu spiritual tingkat tinggi. Kalau Atlantis diibaratkan Amerika sekarang, mereka canggih dan suka berperang.

11. Atlantis 

 atlantis salah satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang
Atlantis salah satu dari 11 sisa peradaban yang pernah hilang Kisah Atlantis pertama kali dikisahkan berdasarkan catatan Plato pada 360SM. Sesuatu tentang Atlantis yang dituliskan Plato pada saat itu adalah definisi dari Atlantis. ” Ada pulau yang sangat besar dan dari sana kalian bisa pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut dan samudera, itu adalah Atlantis. Ketika itu Atlantis sedang akan melancarkan perang besar terhadap Athena, namun diluar dugaan Atlantis mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam tenggelam di dasar laut, negara besar yang telah melampaui peradaban tertinggi lenyap dalam semalam “ Itulah tulisan Plato tentang Atlantis berdasarkan catatanya yang diterjemahkan oleh Benjamin Jowett pada abad pertengahan. Banyak juga para peneliti yang menyatakan Indonesia adalah salah satu dari letak Atlantis, salah satunya adalah Profesor Arysio Nunes De Santos asal Brazil dengan bukunya yang berjudul ” Atlantis The Lost Continent Finally Found ” dalam buku tersebut Prof. Arysio menyatakan bahwa Atlantis adalah berada di suatu wilayah Indonesia. Adapun syarat-syarat menjadi Atlantis berdasarkan konferensi para peneliti Atlantis berasal dari 15 negara yang diadakan pada 11 – 13 Juli 2005 di Pulau Milos, Yunani. Untuk pembahasan Atlantis lebih jelasnya silahkan baca: Atlantis Legenda yang Hilang 24 Syarat Menjadi Atlantis :
  1. Metropolis Atlantis harus terletak di suatu tempat yang tanahnya pernah ada atau sebagian masih ada. 
  2. Metropolis Atlantis harus mempunyai morfologi yang jelas berupa selang-seling daratan dan perairan yang berbentuk cincin memusat. 
  3. Atlantis harus berada di luar Pilar-pilar Hercules. 
  4. Metropolis Atlantis lebih besar dari Libya dan Anatolia, dan Timur Tengah dan Sinai (gabungan). 
  5. Atlantis harus pernah dihuni oleh masyarakat maju/beradab/cerdas (literate population) dengan ketrampilan dalam bidang metalurgi dan navigasi. 
  6. Metropolis Atlantis harus secara rutin dapat dicapai melalui laut dari Athena. 
  7. Pada waktu itu, Atlantis harus berada dalam situasi perang.
Disalin dari WWW.MEDIAMETAFISIKA.COM | kontent ini memiliki hak cipta.

Wednesday, October 22, 2014

Kisah 4 Nabi yang Hidup Abadi Kisah 4 Nabi yang Hidup Abadi

Kisah 4 Nabi yang Hidup Abadi Kisah 4 Nabi yang Hidup Abadi 

Manusia diciptakan oleh tuhan sebagai makhluk yang tdk sempurna, memiliki kekurangan dan beberapa yang memiliki kelebihan. salah satu kekurangan tersebut adalah manusia bisa meninggal.

Akan tetapi tahukah anda, apakah ada manusia yang tidak bisa meninggal? bahkan orang nomor satu di Dunia yang berpengaruh terhadap perkembangan manusia, Nabi Muhammad SAW masih juga di berikan ketidaksempurnaan yakni meninggal, dia bukan manusia yang abadi yang sampai dengan saat ini masih hidup.

Akan tetapi apakah ada manusia yang sampai dengan saat ini masih hidup? Bahkan ada 3 orang manusia yang sampai dengan saat ini masih hidup? tahukah anda?

Yang pertama, Nabi Idris AS. dahulu kala, Idris menginginkan mengetahui dan menyaksikan sendiri bagaimana prosesi alam kematian, kehidpuan sesudah mati, sampai dengan surga dan neraka yang di ciptakan Allah. Idris memanjatkan doa dan ingin mengetahui agar prosesi alam sesudah mati diperlihatkan kepadanya. Allah mengabulkan doa tersebut, Idris di bawa ke alam barzah, alam kubur, di bawa “jalan jalan” ke neraka dan hingga yang terakhir di bawa ke surga. Di dalam surga, Idris sangat menikmati akan keindahan surga beserta kenikmatan yang ada di dalamnya. hingga sampailah waktu Idris untuk kembali malaikat mengajak Idris untuk kembali ke Bumi, tetapi Idris menolaknya karena sulit untuk meninggalkan kenikmatan dan keindahan Surga, sekali lagi Allah menerima permintaannya. dan hingga saat ini, kematian Idris masih diperdebatkan, tetapi yang jelas, kematiannya masih di tangguhkan dan sampai saat ini dia berada di dalam surga.

Yang kedua adalah Nabi Isa AS. seperti kita ketahui, terdapat banyak perselisihan pendapat mengenai hal ini, menurut hemat saya. ketika Isa di kejar-kejar dan akan dibunuh, Isa melarikan diri dan bersembunyi. Oleh Allah, Isa di angkat ke langit ke tujuh dan dipersiapkan untuk turun lagi ke Bumi untuk membantu Imam Mahdi sang penegak keadilan. Sampai dengan saat ini, Isa masih hidup abadi di langit ke tujuh.

Yang ketiga adalah Nabi Khidir, ini adalah salah satu nabi yang pernah minum air abadi. sehingga Khidir memiliki keabadian hingga saat ini. Khidir adalah sosok yang misterius, bagaimana dalam alquran diceritakan bersama Nabi Musa AS. Dan beberapa cerita menarik lainnya. akan tetapi yang jelas, Khidir sampai saat ini masih ada di Dunia ini, berjalan dan berlalu lalang sebagai manusia biasa.

1. Nabis Khidir A.s 

Bahwa Nabi Khidir itu berumur panjang dan masih hidup sampai sekarang masih diyakini sebagian besar kaum muslimin pada umumnya, khususnya umat muslimin Islam tradisional di Indonesia. Kisah-kisah tentang Nabi Khidir terus menarik perhatian semua orang karena keunikannya.

Berikut ini di tuturkan kisah asal mula Nabi Khidir bisa berumur panjang, walau semua itu tidak lepas dari kehendak Allah SWt. Kisah ini diriwayatkan oleh Ats-tsa labi dari imam Ali, yang bermula dari Raja Iskandar Zulkarnain yang disebut The Great Alexander (Iskandar yang agung). Sebutan The Great Alexander kepada Raja Iskandar Zulkarnain karena beliau adalah seorang kaisar yang mampu menaklukkan dunia barat dan timur. Beliau disegani dan ditakuti orang di seluruh dunia pada zamannya. Walau demikian, posisi ini tidak menjadikan beliau sombong, beliau adalah salah seorang raja yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Suatu ketika raja Iskandar Zulkarnain pada tahun 322 SM berjalan di atas bumi menuju ke tepi bumi (istilah ke tepi bumi ini disebut orang sebelum Columbus menemukan benua Amerika pada tahun 1492 pada saat itu anggapan orang bumi itu tidak bulat). Allah mewakilkan seorang malaikat yang bernama Rafa’il untuk mendampingi Raja Iskandar Zulkarnain.mediametafisika.com Di tengah perjalanan mereka berbincang-bincang dan raja Iskandar Zulkarnain berkata kepada malaikat Rafa’il: “wahai malaikat Rafa’il ceritakanlah kepadaku tentang ibadah para malaikat di langit.” Malaikat Rafa’il berkata: ”Ibadah para malaikat di langit di antaranya ada yang berdiri tidak mengangkat kepalanya selama-lamanya. Ada yang sujud tidak mengangkat kepala selama-lamanya, dan ada pula yang rukuk tidak mengangkat kepala selama-lamanya.” Mendengar keterangan ini Raja termenung. Dalam benaknya timbul keinginan bisa melakukan hal yang sama seperti malaikat. Niatnya hanya satu agar dapat beribadah kepada Allah. Lalu malaikat Rafa’il berkata: “Sesungguhnya Allah telah menciptakan sumber air di bumi, namanya Ainul hayat yang artinya sumber air hidup, maka barang siapa yang meminumnya seteguk,maka tidak akan mati sampai hari kiamat atau sehingga ia memohon kepada Allah agar supaya dimatikan.” Kemudian raja bertanya kepada malikat Rafa’il:” apakah kau tahu dimana tempat ainul hayat itu.” Malaikat rafa’il menjawab: “ Bahwa sesungguhnya Ainul hayat itu berada di bumi yang gelap".

Setelah raja mendengar keterangan dari malaikat Rafa’il tentang Ainul hayat, maka raja segera mengumpulkan alim ulama pada zaman itu. Raja bertanya kepada mereka tentang Ainul hayat itu tetapi mereka menjawab: kita tidak tahu kabarnya, namun ada seorang yang alim di antara mereka menjawab :” sesungguhnya aku pernah membaca di dalam wasiat nabi Adam AS, beliau berkata bahwa sesungguhnya Allah meletakkan Ainul Hayat itu di bumi yang gelap.” Dimanakah tempat bumi yang gelap itu? Tanya raja. Dan dijawab, yaitu di tempat keluarnya matahari. Kemudian raja bersiap-siap untuk mendatangi tempat itu, lalu raja bertanya kepada sahabatnya: “ kuda apa yang sangat tajam penglihatannya di waktu gelap? Dan sahabat menjawab, yaitu kuda betina yang perawan. Kemudian raja mengumpulkan 1000 ekor kuda betina yang masih perawan, lalu raja memilih di antara tentaranya yang sebanyak 6000 orang dipilih yang cendekiawan dan yang ahli mencambuk. Di antara mereka adalah Nabi Khidir AS berjalan di depan pasukannya. Setelah menempuh perjalanan jauh maka mereka jumpai dalam perjalanan, bahwa tempat keluarnya matahari itu tepat pada arah kiblat. Kemudian mereka tidak berhenti menempuh perjalanan dalam waktu 12 tahun, sehingga sampai di tepi bumi yang gelap itu, ternyata gelapnya itu seperti asap, bukan seperti gelapnya waktu malam.

Kemudian seorang yang sangat cendekiawan mencegah raja masuk ke tempat gelap itu dan tentara-tentaranya berkata kepada raja. "Wahai raja, sesungguhnya raja-raja yang terdahulu tidak ada yang masuk ke tempat gelap ini karena tempat ini gelap dan berbahaya". Raja berkata : "Kita harus memasukinya, tidak boleh tidak" Kemudian raja hendak masuk, maka mereka semua membiarkannya siapakah yang berani membantah perintah maharaja yang disegani dunia barat dan dunia timur. Kemudian raja berkata kepada pasukannya : "Diamlah, kalian di tempat ini selama 12 tahun, jika aku bisa datang kepada kalian dalam masa 12 tahun itu maka kita pulang bersama, jika aku tidak datang selama 12 tahun maka pulanglah kembali ke negeri kalian. Kemudian raja berkata kepada Malaikat Rifail : "Apabila kita melewati tempat yang gelap ini apakah kita dapat melihat kawan-kawan kita?". "Tidak bisa kelihatan", jawab Malaikat Rifail: "Akan tetapi aku memberimu sebuah mutiara, jika mutiara itu ke atas bumi maka mutiara tersebut dapat menjerit dengan suara yang keras dengan demikian maka teman-teman kalian yang tersesat jalan dapat kembali kepada kalian". Kemudian Raja Zulkarnain masuk ke tempat tersebut dengan didampingi oleh Nabi Khidir. Disaat mereka jalan Allah memberikan wahyu kepada Nabi khidir As, "Bahwa sesungguhnya Ainul Hayat itu berada di sebelah kanan jurang dan Ainul Hayat itu Aku khususkan untuk kamu". Setelah Nabi Khidir menerima wahyu tersebut kemudian beliau berkata kepada sahabat-sahabatnya: "Berhentilah kalian di tempat kalian masing-masing dan janganlah kalian meninggalkan tempat kalian sehingga aku datang kepada kalian" Lalu beliau berjalan menuju ke sebelah kanan jurang maka didapatilah oleh beliau sebuah Ainul Hayat yang dicarinya itu.

Kemudian Nabi Khidir turun dari kudanya dan beliau langsung melepas pakaiannya dan turun dari kudanya dan beliau langsung melepas pakaiannya dan turun ke "Ainul Hayat"( sumber air hidup )tersebut, dan beliau terus mandi dan minum sumber air hidup tersebut maka dirasakan oleh beliau airnya lebih manis dibanding madu. Setelah beliau mandi dan minum Ainul hayat tersebut terus menemui Raja Iskandar Dzulkarnain sedangkan raja tidak pernah tahu apa yang terjadi pada Nabi Khidir As yaitu pada saat Nabi Khidir melihat Ainul Hayat dan mandi. Raja Iskandar Dzulkarnain keliling di dalam tempat yang gelap itu selama 40 hari, tiba-tiba tampak oleh Raja sinar seperti kilat maka terlihat oleh Raja, bumi yang berpasir merah dan terdenganr oleh Raja suara gemericik di bawah kaki kuda. Kenudian Raja berkata kepada Malaikat Rafail "Suara apakah yang gemerincing di bawah kaki kuda tersebut?", Malaikat Rafail menjawab : "Gemericik adalah suara benda apabila seseorang mengambilnya niscaya ia akan menyesal dan apabila tidak mengambilnya niscaya ia akan menyesal juga". Suara gemericik itu membuat orang jadi penasaran namun semua orang ragu-ragu dalam menentukan sikapnya, mengambil benda itu atau tidak?. Kemudian diantara pasukan ada yang mengambilnya namun hanya sedikit setelah mereka keluar dari tempat yang gelap itu ternyata bahwa benda tersebut adalah permata yakut berwarna merah dan jambrut yang berwarna hijau; maka menyesallah pasukan yang mengambil itu karena mengambilnya hanya sedikit, apalagi para pasukan yang tidak mengambilnya pasti lebih menyesal lagi kenapa mereka begitu bodoh tidak mengambil permata yang mahal harganya itu. Demikianlah kisah asal mula Nabi Khidir berumur panjang. Bukti bahwa Nabi Khidir berumur panjang adalah dari adanya kisah-kisah yang menyebutkan bahwa beliau sudah ada sejak zaman Nabi Musa As, lalu beliau juga pernah bertemu dengan Rosullullah SAW dan bahkan pernah berguru Ilmu Fiqih kepada Imam Anu Hanifah.

2. Nabi Isa A.s 
 
A. Ada sebuah wahyu yang menyatakan, “Dan tidaklah kami jadikan seorang manusia pun sebelummu abadi,” (Al Anbiya’:34). Masih hidupnya Nabi Isa `alayhissalam dan turunnya beliau diakhir zaman tidaklah bertentangan dengan ayat yg ukhtiy sebutkan itu. Karena beliau `alayhissalam tidak hidup abadi, tapi hanya ajalnya ditunda sampai akhir zaman. Saat beliau turun diakhir zaman nanti maka beliau tidak akan hidup abadi, beliau tetap akan mati seperti manusia lainnya menyelesaikan tugasnya meluruskan penyimpangan golongan Ahli Kitab dan membunuh Dajjal. Jadi, Nabi Isa tidak lah hidup abadi, tapi hanya ditunda kematiannya sampai akhir zaman.

Dan ada sebuah hadist, "Tidak ada satu jiwa pun yang bernafas pada hari ini yang datang dari zaman seratus tahun sebelumnya, sedangkan dia saat sekarang ini masih hidup", (Hadist Riwayat Ahmad dan Tirmidzi dari Jabir). Ustadz Abdul Hakim pernah menjelaskan hadits ini tentang kaitannya dengan Nabi Isa yang masih hidup. Ustadz Abdul Hakim menjelaskan bahwa Rasulullah shalallahu`alayhi wasallam menyatakan bahwa tidak akan hidup di muka bumi ini seratus tahun dari saat itu (saat ketika Rasulullah mengucapkan kalimat ini) orang yang hidup pada hari itu. Artinya, siapa saja yg hidup dimuka bumi pada saat itu tidak akan hidup pada saat seratus tahun setelah hari itu. Sedangkan Nabi Isa tidak terkena hadits tersebut karena Nabi Isa tidak hidup dimuka bumi, tapi Allah mengangkatnya ke langit ditempat yang hanya Allah yang tahu. Lalu, bagaimana dengan Nabi Isa? Selama ini saya masih mencari jawaban tentang kebenaran akan turunnya Nabi Isa ke bumi di Menara Puith di Damaskus dan akan membunuh Dajjal. Apalagi juga tentang kedatangan Imam Mahdi yang akan membunuh babi, dan menghapuskan pajak. Walaupun sudah banyak artikel yang saya baca tentang turunnya Nabi Isa, tapi entah kenapa saya masih belum puas atas penjelasan yang dijabarkan dalam artikel-artikel tersebut.

Walaupun banyak menukil dalil2 wahyu yang shahih. Tapi tak ada satu keterangan pun yang menyatakan bahwa Nabi Isa masih hidup. Coba ukhtiy renungkan ayat berikut ini: "Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya(Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka". [An Nisaa':158-159] Perhatikan ayat tersebut, Allah menyatakan bahwa Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepada”nya” sebelum kematian”nya”. Bukankah yang dimaksud diayat itu adalah kematian Nabi Isa? Jika yang dimaksud bukan kematian Nabi Isa maka kematian siapakah yang dimaksud ayat tersebut?. Jika saat ini Nabi Isa telah mati, maka ayat tersebut tidak akan terbukti kebenarannya karena kenyataannya Ahli Kitab pada saat ini tidak beriman kepadanya(Nabi Isa) dengan keimanan yang sebenarnya, bahkan kaum yahudi sama sekali tidak beriman kepadanya!. Yang ada hanyalah bahwa roh nabi Isa diangkat ke langit. Dan akan turun ke bumi pada hari kiamat nanti. Kalau hanya rohnya yang diangkat dan diturunkan pada hari kiamat, maka apa bedanya dengan manusia yang lainnya? bukankah setiap manusia akan diangkat rohnya pada saat mati? Jika ukhtiy memahaminya demikian (diangkat rohnya saja tanpa jasad), maka saat Nabi Isa diturunkan pada akhir zaman nanti ketika membunuh Dajjal lalu Nabi Isa berwujud apa? roh nya saja atau berjasad?. Mengingat bahwa itu termasuk Prinsip Kaidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, maka saya ingin sekali mengimaninya karena saya tidak mau dibilang ahlu bid’ah. Betul, landasan aqidah tentang hal ini sangat jelas berdasarkan Al Qur’an dan Hadits-hadits yang shahih bahkan mutawwatir.

B. Apakah tidak mengapa jika saya tidak mengimani akan datangnya Nabi Isa, karena hal tersebut bukanlah termasuk dalam rukun iman?mediametafisika Ya ukhtiy, bukankah beriman kepada Rasul-rasul Allah merupakan termasuk rukun Iman? bagaimanakah beriman kepada Rasul-rasul Allah? bukankah membenarkan berita-berita tentang para Rasul Allah termasuk bagian dari Iman kepada Rasul-rasulAllah? Bukankah berita tentang masih hidupnya Nabi Isa `Alayhissalam dan diangkatnya beliau ke langit oleh Allah dan turunnya beliau diakhir zaman telah di kabarkan oleh Rasulullah Muhammad shalallahu`alayhi wasallam? Maka membenarkan kabar tentang Nabi Isa merupakan bagian dari Rukun Iman juga?. Apakah dengan demikian saya adalah termasuk kaum munafiqun, mengimani sebagian tetapi mengingkari sebagian yang lain? Sesungguhnya saya berhindar diri dari hal-hal yang demikian. Mohon lengangkan waktu untuk menjawab pertanyaan ini, dan hanya kepada Allah lah saya mengharap pahala kebaikan.

3. Nabi Idris AS 

Dahulu kala, Idris menginginkan mengetahui dan menyaksikan sendiri bagaimana prosesi alam kematian, kehidupan sesudah mati, sampai dengan surga dan neraka yang di ciptakan Allah. Idris memanjatkan doa dan ingin mengetahui agar prosesi alam sesudah mati diperlihatkan kepadanya.mediametafisika Allah mengabulkan doa tersebut, Idris di bawa ke alam barzah, alam kubur, di bawa "jalan-jalan” ke neraka dan hingga yang terakhir di bawa ke surga. Di dalam surga, Idris sangat menikmati akan keindahan surga beserta kenikmatan yang ada di dalamnya. hingga sampailah waktu Idris untuk kembali malaikat mengajak Idris untuk kembali ke Bumi, tetapi Idris menolaknya karena sulit untuk meninggalkan kenikmatan dan keindahan Surga, sekali lagi Allah menerima permintaannya. Dan hingga saat ini, kematian Idris masih diperdebatkan, tetapi yang jelas, kematiannya masih di tangguhkan dan sampai saat ini dia berada di dalam surga. Diriwayatkan Nabi Idris as. telah naik ke langit pada hari Isnin. Peristiwa naiknya Nabi Idris as. ke langit ini, telah dijelaskan oleh Allah SWT dalam Al-Quran. Firman Allah SWT bermaksud: “Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah, Idris yang tersebut di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” (Maryam: 56-57).

Nama Nabi Idris AS. yang sebenarnya adalah ‘Akhnukh’. Sebab beliau dinamakan Idris, karena beliau banyak membaca, mempelajari (tadarrus) kitab Allah SWT. Setiap hari Nabi Idris menjahit qamis (baju kemeja), setiap kali beliau memasukkan jarum untuk menjahit pakaiannya, beliau mengucapkan tasbih. Jika pekerjaannya sudah selesai, kemudian pakaian itu diserahkannya kepada orang yang menempahnya dengan tanpa meminta upah. Walaupun demikian, Nabi Idris masih sanggup beribadah dengan amalan yang sukar untuk digambarkan. Sehingga Malaikat Maut sangat rindu berjumpa dengan beliau. Kemudian Malaikat Maut bermohon kepada Allah SWT, agar diizinkan untuk pergi menemui Nabi Idris AS.mediametafisika Setelah memberi salam, Malaikat pun duduk. Nabi Idris as. mempunyai kebiasaan berpuasa sepanjang masa. Apabila waktu berbuka telah tiba, maka datanglah malaikat dari Syurga membawa makanan Nabi Idris, lalu beliau menikmati makanan tersebut. Kemudian baginda beribadah sepanjang malam.

Pada suatu malam Malaikat Maut datang menemuinya, sambil membawa makanan dari Syurga. Nabi Idris menikmati makanan itu. Kemudian Nabi Idris berkata kepada Malaikat Maut: “Wahai tuan, marilah kita nikmati makanan ini bersama-sama.” Tetapi Malaikat itu menolaknya. Nabi Idris terus melanjutkan ibadahnya, sedangkan Malaikat Maut itu dengan setia menunggu sampai terbit matahari. Nabi Idris merasa heran melihat sikap Malaikat itu. Kemudian beliau berkata: “Wahai tuan, maukah tuan berjalan-jalan bersama saya untuk melihat keindahan alam sekitar? Malaikat Maut menjawab: Baiklah Wahai Nabi Allah Idris.” Maka berjalanlah keduanya melihat alam sekitar dengan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan hidup di situ. Akhirnya ketika mereka sampai pada suatu kebun, maka Malaikat Maut berkata kepada Nabi Idris as.: “Wahai Idris, adakah tuan izinkan saya untuk mengambil ini untuk saya makan? Nabi Idris pun menjawab: Subhanallah, mengapa malam tadi tuan tidak mau memakan makanan yang halal, sedangkan sekarang tuan mau memakan yang haram?” Kemudian Malaikat Maut dan Nabi Idris meneruskan perjalanan mereka. Tidak terasa oleh mereka bahwa mereka telah berjalan selama empat hari. Selama mereka bersahabat, Nabi Idris menemui beberapa keanehan pada diri temannya itu. Segala tindak-tanduknya berbeda dengan sifat-sifat manusia biasa.

Akhirnya Nabi Idris tidak dapat menahan hasrat ingin tahunya itu.mediametafisika Kemudian beliau bertanya: “Wahai tuan, bolehkah saya tahu, siapakah tuan yang sebenarnya? "Saya adalah Malaikat Maut.” “Tuankah yang bertugas mencabut semua nyawa makhluk?” “Benar ya Idris.” “Sedangkan tuan bersama saya selama empat hari, adakah tuan juga telah mencabut nyawa-nyawa makhluk?” “Wahai Idris, selama empat hari ini banyak sekali nyawa yang telah saya cabut. Roh makhluk-makhluk itu bagaikan hidangan di hadapanku, aku ambil mereka bagaikan seseorang sedang menyuap-nyuap makanan.” “Wahai Malaikat, apakah tujuan tuan datang, apakah untuk ziarah atau untuk mencabut nyawaku?” “Saya datang untuk menziarahimu dan Allah SWT telah mengizinkan niatku itu." "Wahai Malaikat Maut, kabulkanlah satu permintaanku kepadamu, yaitu agar tuan mencabut nyawaku, kemudian tuan mohonkan kepada Allah agar Allah menghidupkan saya kembali, supaya aku dapat menyembah Allah Setelah aku merasakan dahsyatnya sakaratul maut itu.” Malaikat Maut pun menjawab: “Sesungguhnya saya tidaklah mencabut nyawa seseorang pun, melainkan hanya dengan keizinan Allah.” Lalu Allah SWT mewahyukan kepada Malaikat Maut, agar ia mencabut nyawa Idris as. Maka dicabutnyalah nyawa Idris saat itu juga. Maka Nabi Idris pun merasakan kematian ketika itu. Di waktu Malaikat Maut melihat kematian Nabi Idris itu, maka menangislah ia. Dengan perasaan iba dan sedih ia bermohon kepada Allah supaya Allah menghidupkan kembali sahabatnya itu. Allah mengabulkan permohonannya, dan Nabi Idris pun dihidupkan oleh Allah SWT kembali. Kemudian Malaikat Maut memeluk Nabi Idris, dan ia bertanya: “Wahai saudaraku, bagaimanakah tuan merasakan kesakitan maut itu?" "Bila seekor binatang dilapah kulitnya ketika ia masih hidup, maka sakitnya maut itu seribu kali lebih sakit daripadanya". “Padahal-kelembutan yang saya lakukan terhadap tuan, ketika saya mencabut nyawa tuan itu, belum pernah saya lakukan terhadap sesiapa pun sebelum tuan.” “Wahai Malaikat Maut, saya mempunyai permintaan lagi kepada tuan, yaitu saya sungguh-sungguh berhasrat melihat Neraka, supaya saya dapat beribadah kepada Allah SWT lebih banyak lagi, setelah saya menyaksikan dahsyatnya api neraka itu.” “Wahai Idris as. saya tidak dapat pergi ke Neraka jika tanpa izin dari Allah SWT.” Akhirnya Allah SWT mewahyukan kepada Malaikat Maut agar ia membawa Nabi Idris ke dalam Neraka.

Maka pergilah mereka berdua ke Neraka. Di Neraka itu, Nabi Idris as. dapat melihat semua yang diciptakan Allah SWT untuk menyiksa musuh-musuh-Nya. Seperti rantai-rantai yang panas, ular yang berbisa, kala, api yang membara, timah yang mendidih, tempat-tempat yang penuh berduri, air panas yang mendidih dan lain-lain. Setelah merasa puas melihat keadaan Neraka itu, maka mereka pun pulang. Kemudian Nabi Idris as. berkata kepada Malaikat Maut: “Wahai Malaikat Maut, saya mempunyai hajat yang lain, yaitu agar tuan dapat menolong saya membawa masuk ke dalam Syurga. Sehingga saya dapat melihat apa-apa yang telah disediakan oleh Allah bagi kekasih-kekasih-Nya. Setelah itu saya pun dapat meningkatkan lagi ibadah saya kepada Allah SWT.mediametafisika "Saya tidak dapat membawa tuan masuk ke dalam Syurga, tanpa perintah dari Allah SWT.” Jawab Malaikat Maut. Lalu Allah SWT pun memerintahkan kepada Malaikat Maut supaya ia membawa Nabi Idris masuk ke dalam Syurga. Kemudian pergilah mereka berdua, sehingga mereka sampai di pintu Syurga dan mereka berhenti di pintu tersebut. Dari situ Nabi Idris dapat melihat pemandangan di dalam Syurga. Nabi Idris dapat melihat segala macam kenikmatan yang disediakan oleh Allah SWT untuk para wali-waliNya. Berupa buah-buahan, hal-hal yang indah dan sungai-sungai yang mengalir dan lain-lain.mediametafisikamediametafisika Kemudian Nabi Idris berkata: “Wahai saudaraku Malaikat Maut, saya telah merasakan pahitnya maut dan saya telah melihat dahsyatnya api Neraka. Maka maukah tuan memohonkan kepada Allah untukku, agar Allah mengizinkan aku memasuki Syurga untuk dapat meminum airnya, untuk menghilangkan kesakitan mati dan dahsyatnya api Neraka?” Maka Malaikat Maut pun bermohon kepada Allah.

Kemudian Allah memberi izin kepadanya untuk memasuki Syurga dan kemudian harus keluar lagi. Nabi Idris pun masuk ke dalam Syurga, beliau meletakkan alas kakinnya di bawah salah satu pohon Syurga, lalu ia keluar kembali dari Syurga. Setelah beliau berada di luar, Nabi Idris berkata kepada Malaikat Maut: “Wahai Malaikat Maut, aku telah meninggalkan alas kakiku di dalam Syurga. Maka masuklah Nabi Idris, namun beliau tidak keluar lagi, sehingga Malaikat Maut memanggilnya: “Ya Idris, keluarlah!. Tidak, wahai Malaikat Maut, karena Allah SWT telah berfirman: “Setiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (Ali-Imran: 185) Sedangkan saya telah merasakan kematian. Dan Allah berfirman: “Dan tidak ada seorang pun daripadamu, melainkan mendatangi Neraka itu.” (Maryam: 71) Dan saya pun telah mendatangi Neraka itu. Dan firman Allah lagi: “… Dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya (Syurga).” (Al-Hijr: 48) Maka Allah menurunkan wahyu kepada Malaikat Maut itu: “Biarkanlah dia, karena Aku telah menetapkan di azali, bahwa ia akan bertempat tinggal di Syurga.” Allah menceritakan tentang kisah Nabi Idris ini kepada Rasulullah SAW dengan firman-Nya: “Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris yang tersebut di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi. Dan kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” (Maryam: 56-57)

4. Nabi Ilyas A.s

Ketika sedang beristirahat datanglah malaikat kepada Nabi Ilyas AS. Malaikat itu datang untuk menjemput ruhnya. Mendengar berita itu, Ilyas menjadi sedih dan menangis. “Mengapa engkau bersedih?” tanya malaikat maut. “Tidak tahulah.” Jawab Ilyas. “Apakah engkau bersedih karena akan meninggalkan dunia dan takut menghadapi maut?” tanya malaikat. “Tidak. Tiada sesuatu yang aku sesali kecuali karena aku menyesal tidak boleh lagi berzikir kepada Allah, sementara yang masih hidup boleh terus berzikir memuji Allah,” jawab Ilyas. Saat itu Allah lantas menurunkan wahyu kepada malaikat agar menunda pencabutan nyawa itu dan memberi kesempatan kepada Nabi Ilyas berzikir sesuai dengan permintaannya. Nabi Ilyas ingin terus hidup semata-mata karena ingin berzikir kepada Allah. Maka berzikirlah Nabi Ilyas sepanjang hidupnya. “Biarlah dia hidup di taman untuk berbisik dan mengadu serta berzikir kepada-Ku sampai akhir nanti.” Kata Allah SWT.

Source: http://www.mediametafisika.com/2013/12/kisah-4-nabi-yang-hidup-abadi.html
Disalin dari WWW.MEDIAMETAFISIKA.COM | kontent ini memiliki hak cipta.

Wednesday, October 15, 2014

Strange Deep-Sea Diving Suits

Strange Deep-Sea Diving Suits



"QUANTUM SHOT" #829
Link - article by Simon Rose and Avi Abrams




Under Pressure - and Enjoying It

This time, we thought we’d take an in-depth look at diving suits, those strange looking costumes that many of us have seen before, on TV, in movies or maybe even in real life. The diving suits known as standard diving dress had a metallic helmet, made of brass, bronze or copper, an airline or hose supplying air from the surface, a canvas diving suit, weighted boots and were equipped with a knife, just in case. The suits had other lead weights too, usually fitted on the chest or back, to help the diver descend to the required depth. These types of suits aren’t used that often these days, but although they are the diving suits that most people are familiar with, they weren’t the first ones to be developed.


(image credit: Musée Fédéric Dumas Sanary sur Mer)

-------

This diving suit (see below) was designed way back in 1715 by Pierre Remy de Beauve. The suit’s iron corset protected the diver’s chest from excessive water pressure and a leather jacket was supposed to make the whole thing waterproof. Two pipes linked the helmet to the surface, from where air was pumped using bellows. The suit also featured weighted shoes, to assist the diver with his submarine explorations:


(images credit: Musée Fédéric Dumas Sanary sur Mer)

-------

For this suit from 1797, the air would have been pumped down through the weighted air tubes from a turret on the surface. The diver also didn’t wear the weighted boots that became a standard feature of later suits, but appears to have carried a few weights with him, just to keep him from floating back to the surface too early. Still, let’s hope he didn’t step on anything sharp in those bare feet:


(image credit: Avi Abrams)

-------

Here’s a good selection (left) of some of the early designs, showing something of the evolution of the diving suit. However, at the bottom of the picture, the unsuspecting diver on the left could perhaps be facing an imminent attack from his more robotic counterpart, approaching from the other side. This suit on the right dates from the 1870s and was probably the latest fashion in its day for the professional deep-sea explorer. It certainly seems to have attracted the attention of the two people in the background:


(images via)

-------

This is the front cover illustration of The Illustrated London News from February 6, 1873 and shows divers preparing to descend to a recently wrecked ship called the Northfleet. The rather bizarre diving suit on the right is from the 1870s too. I can only assume, that the designers assumed, in their wisdom, that there’d be so much for the diver to see under the waves that he wouldn’t know where to look first, hence the helmet’s multiple viewing windows. Either that or this isn’t diving attire at all, but rather a spacesuit, rescued from the wreck of a craft flown by an alien species with multiple eyeballs:


(images via 1, 2)

-------

In 1906, de Pluvy created one of the very first atmospheric diving suits. He claimed to have completed a number of dives to depths of up to 100 meters. The joints were apparently made of leather and rubber, but the suit does seem to have worked, even it does resemble a robot from a 1950s science fiction movie. This one on the right is also from the early 1900s and seems to be the famous William Walker, who heroically saved Winchester Cathedral from collapsing in 1905 - read the full story here.


(images credit: Historical Diving Society, Italy, via; right image: via)

-------

Here’s American silent movie comedian Buster Keaton (1895-1966), wearing a diving suit for a scene from The Navigator, released in 1924. Keaton even wears his distinctive hat on top of the helmet, just in case he didn’t stand out enough from the other members of the cast.

The Neufeldt-Kuhnke diving suit from 1923 (right) could withstand pressure at depths of 160 meters. The suit’s breathing apparatus was operated in a closed circuit and the diver even had a telephone to stay connected with the surface. Makes you wonder though how he’d make or answer calls with those claws and I wonder where he kept the phone itself? -


(images via 1, 2)

-------

In 1935, J. Peress’ dive suit, Tritonia, (left) explored the wreck of the Lusitania, which was sunk by a German U-Boat off the coast of Ireland in 1915. Peress’ chief diver was Jim Jarrett, who descended to 95 meters. The suit he used was a forerunner of the JIM suit, which was named after him (see later in article). The two divers on the right look to be either preparing for, or maybe recovering from, an undersea mission of their own.


(images via 1, 2)

-------

U.S. Navy divers wore the Mark V suit from 1918 right up to the mid 1980s. This suit allowed divers to work at much greater depths than before and was mostly used for deep sea and salvage diving missions. The rubberized-canvas suits protected the diver from cold, contaminated water and when they were working in hazardous environments:


(images credit: Maritime Exchange Museum, Carl Purcell)


Navy diver George W. McCullough (left) waits to start his dive wearing a Mark V suit. The wrist cuffs and a rubber seal at the neck made everything watertight, and in case you were wondering, wool undergarments layered beneath the suit kept the diver warm and cozy while he was busy beneath the waves. The helmet on the right dates from the 1940s:


(image credit: Naval Undersea Museum, Greatest Collectibles)

-------

Cool Recent Developments

Atmospheric Diving Suits (ADS) were first used in the oil industry then later developed by the Navy for submarine rescue missions. The pressure inside ADS is the same as it is on the surface. This allows divers wearing ADS to work at extreme depths without having to decompress on their return to dry land. The JIM atmospheric diving suit is named after Jim Jarrett, the chief diver of the suit’s designer, J. Peress. The JIM was developed in the late 1960s and was basically a one-person submarine. Divers no longer had to experience freezing water, complex gas mixtures, and potential decompression sickness. They could breath normal air, return to the surface quickly and even dress casually inside the suit, with most divers choosing to wear a thick wool sweater.

The JIM was first used in 1974 by the oil industry in the Canary Islands. In 1976, divers used the JIM at an oil well in the Arctic, working for six hours at a depth of 275 meters. In 1979, Sylvia Earle set a world record in the JIM. She descended to 381 meters and walked around on the sea floor for two and a half hours, a record that has never been bettered, so far. The JIMs were still in use during the 1980s, before being surpassed by the WASP suit.


(images credit: Naval Undersea Museum, 2)


The WASP one atmosphere diving system from Oceaneering (left) allows divers to work for long periods at depths of 700 meters. The manned suit is used to inspect and repair facilities located in deep ocean environments. One of the most recent developments in deep sea diving was Nuytco Research’s launch of the Exosuit (right), designed to be the next generation of atmospheric diving suits:


(image credit: Oceaneering, Nuytco Research Ltd.)

-------

Deep Diving Media Circus


(left: scuba diver with an umbrella, Paris, 1949 via)


Imagine if you saw this guy (left image below) emerging from the waves, while you were quietly relaxing on the beach? He almost looks like he’s taking a call too, presumably on his shell phone. And who says those old bulky, cumbersome diving suits were uncomfortable? Here on the right is one of the people involved in the making of Disney’s 20,000 Leagues Under the Sea in 1952, taking an underwater nap during a break in filming. I wonder if this could be referred to as relaxing on the seabed? -


(image credit: left: Peter Harris; right: Peter Stockpole for LIFE Magazine, see it bigger)


At the International Exposition of Surrealism in 1938 (left), the always guaranteed to be outlandish Salvador Dali decided to appear dressed a little differently to his fellow artists. Can you guess which one he is? Decades later, perhaps in homage to that earlier surreal diving suit incident, this chauffeur wearing a diver’s helmet (right) is on display at the Salvador Dali museum in St. Petersburg Florida. I don’t know about you, but I’m not sure if I’d feel too safe with this guy driving me around:


(images credit: Donald Pittenger, 2)


Tintin, a heroic Belgian reporter (left) who has had many exciting adventures, first appeared in print in 1929. Tintin was created by Georges Remi (1907-1983), who wrote under the pen name Herge. This modern figurine is based on the Tintin story Red Rackham’s Treasure. With his faithful dog Snowy at his side, Tintin prepares to dive down to explore the wreck of The Unicorn. The August 1933 issue of Modern Mechanix and Inventions also featured undersea treasure hunting, with the hero’s very striking red gear guaranteed to make him stand out amongst the other residents of the ocean floor.


(images credit: Big Bad Toy Store, Modern Mechanix 1933 cover)


Ever wondered how to meet girls and get dates? According to these pictures, all you need is a trendy diving suit and the rest will follow, although the initial kiss may present something of a challenge. On the right, this was actually part of a campaign by the British Lifeboat Institution to raise funds for important sea rescue missions. Still, the suit certainly attracted attention from young ladies, as shown here on the streets of London. Maybe there’s something to that diving suit dating idea after all? -


(right image credit: Modern Mechanix)


Diver Dan’s adventures were shown on children’s television in the early 60s. This is the DVD cover (left) from a few years ago, bringing Dan to a whole new audience. I don’t think Dan ever conducted his exciting nautical adventures on a bicycle (right). Still, who knows, it might have been his preferred mode of transportation to travel to the set every day?


(right image credit: Rob Jan)

-------

Diving deeper as it gets... weirder

Maybe these types of designs will be the wave of the future for the well-dressed diver? Characters in the BioShock video game series wear these formidable-looking suits:


(images via)


This one on the left also looks somewhat futuristic, but is in fact on display at the Atlantis resort in the Bahamas. And finally, how about this inflatable diving suit? Not sure I want to consider what kind of gas might be used to inflate the suit though:


Saturday, October 4, 2014

Kepribadian Anda menurut Jenis Kopi

 
 Kepribadian Anda menurut Jenis Kopi

Gagasan dari kedai kopi bersifat aspirasional. Dengan kata lain, tradisi seharga lima sen (sekitar Rp60) dalam makan malam menjadi simbol dari kemakmuran kalangan kelas menengah, baik di Amerika Serikat maupun di seluruh dunia. Memesan secangkir kopi berarti Anda sudah termasuk kalangan itu.

James Moore dan Judi James yang mengarang “The You Code: What Your Habits Say About You” mengklaim bahwa pilihan kopi jauh melebihi rasa “Dengan berbagai pilihan busa, krim dan topingnya minuman ini sudah menciptakan tingkat psikologi yang sangat dalam terkait kepercayaan diri, tingkat stres dan kenyamanan ketika masa kanak-kanak.” Kepribadian kopi, diparafrasekan dari “The You Code”:  

Penikmat Espresso: Kepuasan instan, hasil cepat, “yang paling terkenal dari seluruh pilihan kopi,” sinis, sarkasme, bahkan pemburu tenang yang agresif. Meremehkan hidup sehat, pemurung, dan ambisus, mengincar posisi elit serta ogah bergosip.

Penikmat kopi hitam: Tanpa basa-basi, minimalis, sosok dewasa yang tenang, menyukai hubungan langsung, kompetitif, pendiam dan pemurung, walaupun sesekali bersikap ekspresif.

Penikmat latte: Mengurangi risiko dengan susu dan busa, cenderung mencari aman, ingin disukai, imut namun keras kepala, enggan  frontal dan suka mendelegasikan tugas-tugas berisiko, sosok penyayang keluarga, menikmati kenyamanan lingkungan dan memiliki teman kepercayaan. Kehidupan seksnya biasa-biasa saja.

Penikmat cappucino: sosok ekspresif yang optimis dan menghargai gaya dan barang-barang keren, tidak begitu serakah. Cenderung memulai sesuatu ketimbang menjalani semua detail yang membosankan.

Penikmat kopi instan: tanpa basa-basi, frontal, ceria namun tidak terburu-buru dalam menyelesaikan sesuatu, sosok yang mungkin terlihat biasa-biasa saja. Mudah murung dan periang; tidak begitu berani dalam karier atau pun seks, sosok yang penuh pertimbangan.

Penikmat decaf soymilk: bersikap sok lingkungan ketimbang pejuang lingkungan. Bagi mereka yang tidak alergi dengan susu sapi, pilihan itu menyiratkan sikap rewel dan arogan. 

Penikmat Frappucino (dan kobi berbusa lainnya): Pecandu busa dan krim. Korban trend ketimbang trendsetter, duh, sosok tidak karuan dan tanpa perasaan ironi. 

Bukan peminum kopi: Si pengarang sangat menganggap sosok yang menolak secangkir kopi sebagai orang yang takut hidup dan bersikap kekanak-kanakan (sebuah penghinaan  yang terdapat dalam bagian “What Your Tea Says About You”)

Lebih dari Sekadar Tumpukan Biji Kopi

Fakta mengenai kopi, menurut National Coffee Association: Lebih dari delapan dari 10 warga Amerika pecandu kopi dalam setahun terakhir, dan separuhnya hanya sesekali meminum kopi. Namun, masing-masing generasi - mulai dari Greatest Generation hingga GenXers - rupanya semakin jarang meminum kopi ketimbang generasi sebelumnya, dan rata-rata jumlah kopi yang diminum seorang warga Amerika mencapai puncaknya pada 1960-an. Etnis warga yang terus menempati posisi teratas di antara peminum espresso adalah warga keturunan Hispanik-Amerika.        

Sedangkan untuk kepribadian menurut pilihan kopinya, studi dari produsen kopi pada 2007 menyusun apa saja yang akan dikorbankan warga Amerika demi secangkir kopi, saat menyimak berita pagi, makan siang, tidur, bahkan ketika menggosok gigi. Studi serupa juga menjabarkan lima tipe kepribadian peminum kopi:

1. Peminum gaul (33 persen), yang cenderung hidup sendirian, sehingga komunitas peminum kopi merupakan penyelamat bagi dirinya.

2. Pecinta kenyamanan (14 persen), yang cuma mengunakan cangkir panas untuk menghangatkan tangannya.

3. Pecandu kopi (14 persen), yang tidak bisa hidup tanpa kopi. Menariknya, mereka yang bergaji besar cenderung menyebut perilaku mereka sebagai kecanduan.

4. Peminum kopi untuk tugas (11 persen), biasanya pemula yang membutuhkan kopi agar selalu fokus.

5. Bukan pecandu kopi (7 persen). Meskipun tidak ada kategori usia yang dijelaskan di sini, kaum muda cenderung mengikuti tren seperti es kopi dan kopi dengan rasa tertentu,sedangkan generasi tua cenderung memilih kopi tubruk.

Friday, October 3, 2014

Ayo Saksikan Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014

Gerhana Bulan  Total

Thursday, 2 October 2014 | 14:04 WIB | Penulis: | Kategori: Uncategorized

Pada pertengahan bulan Dzulhijjah 1435 H atau tepatnya pada hari Rabu tanggal 8 Oktober 2014 (13-14 Dzulhijjah 1435 H, taqwim standard atau 14 – 15 Dzulhijjah 1435 H (wujudul hilal)) akan berlangsung gerhana Bulan Total (GBT-8 Oktober 2014).
Bulan yang tampak kemerahan saat fasa gerhana Total 16 Juni 2011. kredit : Jeff Teng
Bulan yang tampak kemerahan saat fasa gerhana Total 16 Juni 2011. kredit : Jeff Teng
Gerhana Bulan Total tersebut merupakan gerhana Bulan Total kedua dari dua gerhana Bulan Total yang berlangsung pada tahun 2014, sebelumnya adalah GBT 15 April 2014. Secara umum GBT-8 Oktober 2014 tersebut dapat disaksikan dari wilayah Indonesia pada sore hari sekitar waktu maghrib, Bulan terbit dalam keadaan gerhana. Gerhana bulan tidak berbahaya untuk dilihat secara langsung dengan mata bugil. Penggunaan alat bantu binokuler dan teleskop tanpa filter juga akan lebih jelas dan tidak berbahaya. Keunikan GBT-8 Oktober 2014 bagi pengamat di Indonesia, warna Bulan sangat bergantung pada kondisi angkasa planet Bumi, ketika Bulan berada di kawasan umbra Bumi. Di Indonesia pemandangan fenomena GBT-8 Oktober 2014 tersebut akan berlangsung di dekat horizon, merupakan keunikan dalam pengamatan gerhana Bulan total 8 Oktober 2014. Mudah untuk mencari lokasi GBT-8 Oktober 2014 di arah horizon timur, dekat dengan arah lokasi terbit Matahari, pastikan pemandangan di arah tersebut tidak terhalang gedung, gunung atau pohon. Secara umum di Indonesia ketika Matahari terbenam di arah kaki horizon Barat pada tanggal 8 Oktober 2014, Bulan telah terbit dalam keadaan gerhana di kaki horizon timur. Mengabadikan fenomena tersebut merupakan aktivitas yang perlu dilakukan untuk merekam keunikan fenomena gerhana Bulan tetrad yang bisa diamati dari wilayah Indonesia.
Selain itu pada tahun 2014 juga berlangsung dua fenomena gerhana Matahari, yaitu gerhana Matahari Cincin pada tanggal 29 April 2014 yang lalu, yang dapat disaksikan sebagai momen gerhana Matahari Sebagian dari beberapa wilayah Indonesia. Gerhana Matahari berikutnya adalah gerhana Matahari Parsial/Sebagian yang akan berlangsung pada tanggal 23-24 Oktober 2014, gerhana Matahari tersebut tidak dapat disaksikan dari wilayah Indonesia.
Peta lintasan Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014. Kredit: Fred Espenak/NASA
Peta lintasan Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014. Kredit: Fred Espenak/NASA
Gerhana Bulan Total Tetrad kedua pada millenium 3
Salah satu keistimewaan GBT 8 Oktober 2014, bahwa GBT tersebut merupakan bagian untaian empat gerhana Bulan total yang berurutan, dua gerhana Bulan total berlangsung pada tahun 2014 dan dua yang lainnya akan berlangsung pada tahun 2015. Untaian empat gerhana Bulan total yang berlangsung secara berurutan dinamakan gerhana Bulan tetrad. Untaian gerhana Bulan Tetrad ini tergolong langka, dalam seribu tahun di millenium 3 terdapat 32 kali fenomena tersebut.
GBT 8 Oktober mendatang merupakan seri gerhana Bulan tetrad kedua dalam millenium ke 3 ini. Keempat gerhana Bulan total tersebut adalah gerhana Bulan total 15 April 2014 (Seri gerhana Bulan ke 56 dari 75 gerhana Bulan dalam seri Saros 122, pertengahan bulan Jumadil Akhir 1435 H), gerhana Bulan total 8 Oktober 2014 (Seri gerhana Bulan ke 42 dari 72 gerhana Bulan dalam seri Saros 127, pertengahan bulan Dzulhijjah 1435 H), gerhana Bulan total 4 April 2015 (seri gerhana Bulan ke 30 dari 71 gerhana dalam seri Saros 132, pertengahan bulan Jumadil Akhir 1436 H), dan gerhana Bulan total 28 September 2015 (seri gerhana Bulan ke 28 dari 81 gerhana Bulan dalam seri Saros 137, pertengahan bulan Dzulhijjah 1436 H).
Seri gerhana Bulan tetrad pertama dalam millenium ke 3 telah berlangsung 11 tahun silam yaitu gerhana Bulan total 16 Mei dan 9 November 2003 dan 4 Mei dan 28 Oktober 2004. Walaupun seri gerhana Bulan total tetrad pertama dan kedua berjarak 11 tahun seri gerhana bulan Total tetrad berikutnya akan berlangsung 18 tahun kemudian, yaitu 25 April dan 18 Oktober 2032 dan 14 April dan 8 Oktober 2033. Keempat gerhana bulan total dalam seri tetrad ke 3 dalam millenium ke 3 tersebut dapat disaksikan dari wilayah Indonesia.
Jarak antara satu seri gerhana bulan Total tetrad yang satu ke seri berikutnya bisa berjarak 7 tahun, 11 tahun, 18 tahun dan 22 tahun; namun juga bisa berjarak 311 tahun dan 293 tahun.
Dalam millenium ke 3 terdapat 32 seri gerhana bulan Total tetrad, 5 diantaranya berjarak 7 tahun, 13 diantaranya berjarak 11 tahun, 10 diantaranya berjarak 18 tahun, 1 berjarak 22 tahun dan satu berjarak 311 tahun dan satu berjarak 293 tahun. Seri tetrad yang panjang adalah perubahan dari tetrad ke 12 menuju tetrad ke 13 berjarak 293 tahun yaitu seri tetrad 12 yang terdiri dari GBT 19 Maret dan 11 September 2155 dan GBT 7 Maret & 31 Agustus 2156 ke seri tetrad 13 yang terdiri dari GBT 17 Juni 2448 & 10-11 Desember 2448 dan GBT 6-7 Juni 2449 & 30 November 2449. Di masa tersebut tetap ada gerhana Bulan Total, namun yang tidak ada adalah gerhana Bulan tetrad, empat gerhana Bulan Total yang berlangsung secara berurutan.
Perubahan seri tetrad ke tetrad berikutnya yang terpanjang dalam millenium 3 tersebut adalah perubahan seri tetrad ke 31 GBT 22 Maret dan 14 September 2676 dan GBT 11 Maret dan 3-4 September 2677 menuju kelompok tetrad ke 32 yaitu GBT 2 Juli 26 Desember 2987 dan GBT 21 Juni & 14 Desember 2988.
Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014
Gerhana Bulan Total (GBT) yang berlangsung pada hari Rabu, 8 Oktober 2014 (GBT-8 Oktober 2014) merupakan Gerhana Bulan ke 42 dari 72 gerhana dalam seri Saros 127. GBT 8 Oktober 2014 bertepatan dengan (pertengahan) 14 Dzulhijjah 1435 H. Bersamaan dengan GBT – 8 Oktober 2014, fasa Bulan Purnama akan berlangsung pada tanggal 8 Oktober 2014 pada jam 17:51 wib.
GBT 8 Oktober 2014 dimulai dengan Bulan memasuki kawasan Penumbra pada jam 15:16 wib pertanda tahap gerhana Bulan Penumbra dimulai, 59 menit kemudian disusul Bulan mulai memasuki kawasan Umbra Bumi pada jam 16:15 wib, dan seluruh permukaan Bulan memasuki Umbra Bumi pertanda momen GBT 8 Oktober 2014 dimulai pada jam 17:25 wib, pertengahan Gerhana Bulan Total jam 17:55 wib, kemudian momen GBT berakhir jam 18: 24 wib, Bulan meninggalkan Umbra Bumi jam 19:34 wib dan Bulan meninggalkan kawasan Penumbra pada jam 20:34 wib. Jadi momen GBT berlangsung 59 menit. Pada momen gerhana Penumbra sangat sulit dibedakan antara Bulan Purnama dengan Bulan dalam kawasanan Penumbra Bumi, yang sebenarnya sorot cahaya Matahari ke permukaan Bulan berkurang, tidak 100% seperti sorot cahaya Matahari ke permukaan Bulan pada fase Bulan Purnama.
Peta lokasi yang bisa menyaksikan Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014. Kredit: Fred Espenak/NASA
Peta lokasi yang bisa menyaksikan Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014. Kredit: Fred Espenak/NASA
Momen Gerhana Bulan Total dapat disaksikan hampir di seluruh wilayah Indonesia, kecuali di Banda Aceh. Hampir di seluruh wilayah Indonesia Bulan terbit sebelum momen GBT 8 Oktober 2014 berakhir, kecuali di Aceh, bulan terbit di Aceh setelah GBT berakhir, namun masih bisa menyaksikan momen akhir gerhana Bulan Sebagian. Di seluruh wilayah Indonesia, Bulan terbit dalam keadaan gerhana, namun tidak ada yang bisa menyaksikan seluruh momen GBT 8 Oktober 2014 dari sejak Bulan mulai memasuki kawasan Penumbra maupun Umbra Bumi. Di Sorong dan Jayapura, Bulan terbit ketika Bulan sudah berada di kawasan Penumbra Bumi, di kedua tempat ini dapat menyaksikan paling banyak momen gerhana Bulan 8 Oktober 2014. Di Sumatera umumnya orang menyaksikan gerhana dari pertengahan gerhana bulan total 17:55 wib hingga gerhana bulan berakhir 20:34 wib. Di kota – kota Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, Kupang, Mataram, Denpasar dan Surabaya dapat menyaksikan seluruh momen GBT 8 Oktober 2014 yang akan berlangsung selama 59 menit tersebut, sejak 17:25 wib hingga jam 18:24 wib.
Di kota – kota Tanjung Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Pangkal Pinang, Pontianak, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Serang, Jakarta, Pelabuhan Ratu dapat menyaksikan momen pertengahan GBT 8 Oktober 2014 yang akan berlangsung pada jam 17:55 wib hingga momen akhir GBT pada jam 18:24 wib.
GBT 8 Oktober 2014 (di Indonesia) dapat disaksikan pada momen menjelang Bulan terbenam sebagai GBT 7 Oktober 2014 di wilayah Kanada, Amerika Serikat, samudera Pasifik, bagian Barat negara Amerika latin.
Semoga langit cerah dan banyak yang berkesempatan melihat gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014 mendatang.