Wednesday, August 9, 2017

Kisah Hikmah


Alkisah ada ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yg kuat sekali tahajudnya. Hampir ber-tahun2 dia tdk pernah absen melakukan sholat tahajud. Pada suatu ketika saat hendak mengambil wudhu utk tahajud, Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yg duduk di bibir sumurnya. Abu bertanya, “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau?”
Sambil tersenyum, sosok itu berkata; “Aku Malaikat utusan Allah”.
Abu Bin Hasyim kaget sekaligus bangga krn kedatangan tamu malaikat mulia. Dia lalu bertanya, “Apa yg sedang kamu lakukan di sini?”
Malaikat itu menjawab, “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.”
Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, Abu lalu bertanya; “Wahai Malaikat, buku apakah yg kau bawa?”
Malaikat menjawab; “Ini adalah kumpulan nama hamba2 pencinta Allah.”
Mendengar jawaban Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dlm hati namanya ada di situ. Maka ditanyalah Malaikat itu. “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ ?”
Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya yg tdk kenal putusnya. Selalu mengerjakan shalat tahajud setiap malam, berdo’a dan bermunajat pd Allâh SWT di sepertiga malam.
“Baiklah, aku buka,” kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tdk menemukn nama Abu di dalamnya.
Tdk percaya, Abu bin Hasyim meminta Malaikat mencarinya sekali lagi.
“Betul … namamu tdk ada di dalam buku ini!” kata Malaikat.
Abu bin Hasyim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat. Dia menangis se-jadi2nya. “Rugi sekali diriku yg selalu tegak berdiri di setiap malam dlm tahajud dan bermunajat … tetapi namaku tdk masuk dlm golongan para hamba pecinta Allah,” ratapnya.
Melihat itu, Malaikat berkata, “Wahai Abu bin Hasyim! Bukan aku tdk tahu engkau bangun setiap malam ketika yg lain tidur … mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang lain terlelap dlm buaian malam. Tapi tanganku dilarang Allâh menulis namamu.”
“Apakah gerangan yg menjadi penyebabnya?” tanya Abu bin Hasyim.
“Engkau memang bermunajat kpd Allâh, tapi engkau pamerkan dgn rasa bangga ke- mana2 dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Di kanan kirimu ada org sakit atau lapar, tdk engkau tengok dan beri makan. Bgmn mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau sendiri tdk pernah mencintai hamba2 yg diciptakan Allâh ?” kata Malaikat itu.
Abu bin Hasyim seperti​ disambar petir di siang bolong. Dia tersadar hubungan ibadah manusia tdklah hanya kpd Allâh semata (hablumminAllâh), tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannâs) dan alam.
_*JANGAN BANGGA DENGAN BANYAK SHALAT, PUASA, DAN ZIKIR KARENA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG !!!*_
_*```MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG?*_
*_Nabi Musa : Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang?_*
*_Allah SWT:_*
*_SHALAT? Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan shalat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar._*
*_DZIKIR? Dzikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang._*
*_PUASA? Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri._*
*_Nabi Musa : Lalu apa yang membuat Mu senang Ya Allah?_*
*_Allah SWT: SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIK-mu._*
_Itulah yang membuat AKU senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir di sampingnya. ---Dan AKU akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262)---_
*_Nah, bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu... maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah._*
*_Tapi, bila kau berbuat baik dan berkorban untuk orang lain... maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya._*
*_Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia_*
*(Dikutip dari Kitab Mukasyafatul Qulub Karya Imam Al Ghazali)*
Saudaraku seiman, sebarkanlah ilmu ini agar kita makin barakah. Pentingnya Silahtuhrahmi.
Aamiin ...

Monday, June 19, 2017

PROSE poème (poetry)




Wahai angin semilir dari timur,

yang menggugah hembusan angin keabadian,
yang mengabarkan kerinduan yang mendalam,
apa yang terdengar dan sampai kepada kami,
dari Sultan yang mulia yang menuntun jalan para pendaki cahaya,



Takkan mudah bagi kami menempuh jalan ini,
karena hanya berkat tatapan matamu,
jelasnya kata-kata dari tulisanmu Raja para Awliya,



Kau hadirkan cahaya ke hati kami melalui cinta Syekh kami,
apa yang terbentang di bumi ,
takkan mampu menandingi luasnya pengetahuanmu,
kau mutiara tiada tara yang memancar,



Kami yakin bukan hanya bunga yang mewangi,
namamu mewangi merebak di hamparan awan ketundukan,



Oh...Raja para Awliya,
tenggelamkan kami dalam lautan ilmu illahi,



Oh...Raja para Awliya,
tarik tangan kami dari lubang kebodohan dunia,



Semoga rahasiamu terjaga,
dalam cinta dan hormat kami pada utusan yang mulia,
salam dan cinta kami dari gugusan timur jauh,
untuk Raja para Awliya,



poème (poetry) for Mawlana Syekh Nazim Adil Al-Haqq
_agus suhada_

Thursday, June 15, 2017



SEBUAH RENUNGAN...

Ada suatu waktu dimana kita harus mulai merekrut ulang mimpi-mimpi yang dahulu di masa lalu kita ingin capai,setelah beberapa waktu kita bergelut pada rutinitas yang memompa setiap detik darah dan otak kita untuk terus bergerak cepat.

Seringkali kita mengabaikan kode-kode, tanda-tanda, peringatan-peringatan yang datang menegur kita, agar mau kembali pada letak dasar kita di awal kita berjalan mengarungi hidup yang dimulai dari diri sendiri, selepas kita membuat resah orang tua kita pada masa kecil. Ada hal yang tak bisa kita bayar atas jasa-jasa orang yang mencintai kita sepenuhnya dimasa lalu. Dan terkadang kita mengabaikan begitu saja mereka, padahal kita berdiri tegak saat ini atas do'a-do'a dan harapan mereka.




Pertanyaan diri...
Mau sampai kapan kita seperti ini?

Tak ingat diri kita lagi sepenuhnya, hingga sesuatu hal buruk yang harusnya tidak ada di kita, menjadi ada dan lekat dalam diri kita, kembalilah...
waktu esok masih menunggumu...tak usah takut, kembalilah pada kepercayaan dirimu, kembalilah pada Penciptamu untuk Mengingat kembali Tugas kita Sepenuhnya, Agar mimpi-mimpi kita dimasa lalu terbawa ikut dalam lingkaran kehidupan yang sempurna.

Kita memang harus melupakan masa lalu, tapi jangan lupakan sejarah...
karna kita lahir menjadi sejarah dan hidup mengikuti sejarah orang-orang sebelum kita, apapun yang kita nikmati juga hasil sejarah orang hebat sebelum kita. Lalu kita yang seperti ini, tidak berbuat apa-apa untuk orang-orang setelah kita meninggalkan apa?
Kita hanya meninggalkan kehancuran untuk mereka, jika tidak mengubah pola pikir kita yang buruk dan tidak bermanfaat...




Belajar lah mulai saat ini untuk selalu bergerak mengerjakan sesuatu dengan memikirkan dampaknya dimasa depan, bukan hanya untuk kita tapi untuk sekitar kita. Kita yang memang ditakdirkan untuk menjadi Pemimpin akan selalu menjadi orang-orang mempunyai tanggung jawab penuh akan apapun yang kita perbuat. Dan setiap kita adalah pusat kehidupan alam semesta jika telah mengenal diri kita sepenuhnya. Apapun yang telah digariskan untuk kita, tidak akan pernah tertukar oleh apapun.

Kita mungkin tau bahwa apa yang kita punya bukan milik kita sepenuhnya, status kita adalah peminjam saat ini, di hidup ini, kita datang dengan kehampaan tanpa apapun, dibekali dalam ruang cinta apa-apa yang kita butuhkan di dunia ini adalah suatu anugerah yang tak akan pernah tergantikan dan terbayarkan oleh apapun.

Lalu kita menjadi besar dan mulai dipinjami apapun yang kita inginkan, dengan segala apapun yang diberikan kita melupakan...apa yang terlupa?
kita lupa bertanya pada diri kita, Siapa yang Meminjami ini semua...yaa...kita lupakan itu. Sang Pencipta kita Allah Azza Wa Jalla. Sungguh tak ada satupun yang luput dari kita, melainkan atas jalan takdirNYA. 

Kita selalu lalai dalam mengingati diri kita, untuk selalu kembali padaNYA dalam keadaan apapun. Allah Azza Wa Jalla selalu menunggu kehadiran kita 2/3 malamNya. 

Bila kita mendapati diri kita dalam ke alpa'an lalu terpuruk dalam keadaan yang membingungkan, itu adalah semata-semata agar kita mau kembali kepadaNya.



Semesta bergerak mengikuti PemimpinNya, Ia juga Hancur karena kelalaian Pemimpinnya.

Kapan kita akan mulai berpikir dan menjernihkan kembali keruhnya pikiran dan hati kita, yang melupakan apa yang telah kita terima saat ini kepada Sang Maha Pencipta.
Akankah kita menunggu Allah yang menarik kita kedalam lingkup ruang kehambaanNya, apakah kita udah siap... jika Allah benar-benar menarik diri kita dengan kehendakNYa.

Waktu kita tak bnayak dan hanya sebentar di Dunia ini, kita menumpang dengan seenaknya, dan tak banyak manfaat yang kita lakukan, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar kita.

Wednesday, June 14, 2017

ANIME DRAGON BALL (SON-GOKU)

ARTI SYMBOL KANJI DALAM BAJU DRAGON BALL (SON-GOKU)




1.    KANJI GOKU

    Kanji Goku, , diucapkan Go (berarti "kebijaksanaan" atau "pencerahan") adalah kanji yang dimiliki Goku di bagian depan dan belakang seragamnya setelah menyelesaikan latihan gravitasi yang intens di dalam pesawat ruang angkasa dalam perjalanan menuju Namek. Goku terus memakai kanji ini sampai datangnya Androids, setelah itu dia berhenti memakai kanji sama sekali. Dia juga memakai kanji ini di film DBZ The Tree of Might, Lord Slug, Cooler's Revenge and Battle of Gods, begitu juga di Dragon Ball Super. Simbol ini juga ada di rumah Goku.





2.    KANJI GOHAN

Kanji Gohan, diucapkan han dan berarti "makan" atau "nasi rebus". Masa Depan Gohan, rekan timeline alternatif Gohan mengenakan kanji ini sebagai tambalan besar di punggungnya.


3.    KANJI GURU ROSHI

Kanji Guru Roshi, , diucapkan kame dan berarti "kura-kura", adalah kanji yang dimiliki semua orang yang dilatih di bawah Master Roshi setelah menyelesaikan latihan mereka. Kanji ini adalah tempelan yang dikenakan di sisi kiri atas seragam Turtle School, dan di atas patch yang jauh lebih besar di bagian belakang. Ini juga digambar di belakang batu Roshi yang dicari Goku dan Krillin selama hari-hari awal pelatihan mereka di bawahnya. Ini juga muncul pada Kostum Penutup Kura-Kura Tertinggi di Dragon Ball: Xenoverse.



4.    KANJI KELUARGA GOKU

Keluarga Goku kanji, , anak yang diucapkan dan berarti "keturunan", singkatan dari nama keluarga (Son Goku). Gohan memakai patch ini di awal Dragon Ball Z sebagai patch besar di bagian depan tuniknya.




5.    KANJI YAMCHA

Kanji Yamcha, , diucapkan raku atau gaku, berarti "kenyamanan" dan "kemudahan". Selama Dragon Ball awal, Yamcha mengenakan kanji ini di depan seragamnya sampai dia bertemu dan berlatih di bawah Master Roshi. adalah kanji yang jauh lebih banyak digunakan dalam bahasa Cina daripada bahasa Jepang.



6.    KANJI KING PICCOLO

Kanji Raja Piccolo, , diucapkan ma dan berarti "setan", "setan", atau "roh jahat". Raja Piccolo memakai kanji ini di bagian depan seragamnya, seperti halnya Piccolo Jr sebagai anak kecil. Piccolo Jr juga memberi Gohan kanji ini saat berada di bawah latihannya. Kata majin juga meminjam dari simbol ini (artinya hal yang sama).




7.    KANJI MONSTER CARROT

Monster Carrot Kanji, , diucapkan usagi dan berarti "kelinci". Rakasa Wortel memakai kanji ini sebagai tempelan besar di bagian depan seragamnya.



8.    KANJI KAISAR PILAF

Kanji Kaisar Pilaf, , mengucapkan chǎofàn dalam bahasa Mandarin dan berarti "nasi goreng". Kanji ini dipakai oleh Pilaf sebagai tempelan depan yang besar. adalah cara Cina menulis kanji daripada bahasa Jepang.




9.    KANJI MERCENARY TAO

Kanji Mercenary Tao, , diucapkan satsu dan berarti "membunuh". Tao mengenakan kanji ini di bagian depan seragamnya, dan di bagian belakang telah "membunuhmu" yang ditulis dalam bahasa Inggris.



10. KANJI CRANE

Kanji Crane, , diucapkan tsuru dan berarti "derek". Master Shen mengenakan kanji ini di bagian depan seragamnya, begitu juga Tien Shinhan dan Chiaotzu sebelum menjadi Z Fighters.


11. KANJI CHIAOTSZU

Kanji Chiaotzu, , mengucapkan gyo dan berarti "pangsit". Chiaotzu memakai kanji ini sebagai tambalan besar di bagian depan tuniknya, namun menghilangkannya saat Dragon Ball Z.



12. KANJI MASTER MUTAITO

Kanji Master Mutaito (diucapkan bu dalam bahasa Jepang) berarti "bela diri" / "bela diri" atau "militer". Simbol ini dipakai oleh mereka yang terlatih di bawah Master Mutaito. Ini juga merupakan logo Turnamen Bela Diri Dunia.




13. KANJI KAMI

Kami kanji, , mengucapkan kami dan berarti "tuhan". Kami memakai patch ini di bagian depan jubahnya, dan dijahit. Selama Dragon Ball Z: Kembalinya Cooler, Dende ditunjukkan sebentar dengan mengenakan pakaian lama milik Kami. Goku's Doll mengenakan seragam Turtle Club yang dimodifikasi yang menampilkan simbol ini di bagian belakang dan depan juga.



14.KANJI OX-KING

Kanji Ox-King, , diucapkan gyū dan berarti "lembu" atau "sapi". Menjelang akhir Dragon Ball, Ox-King mulai mengenakan topi dengan kanji ini di atasnya, dan terus memakainya sepanjang Dragon Ball Z dan Dragon Ball GT.



15.KANJI KING KAI

Kanji Raja Kai, , mengucapkan kaiō dan arti "raja dunia" Raja Kai memakai dua kanji ini di atas sebuah peti besar yang bundar di bagian depan seragamnya. Ketika Goku mengendarainya, dia memakainya hanya di bagian belakang seragamnya, menjaga kanji Kurator Kursi di atas kiri bagian depan seragamnya. Yamcha memakainya secara terbalik ke Goku, memiliki Kai kanji di bagian depan dan Kanji Kanji di belakang. Ini juga muncul di bagian belakang Goku's Tracksuit yang ia kenakan saat berlatih di King Kai's Planet di Dragon Ball Z: Battle of Gods.



 16.KANJI GRAND KAI

Kanji Grand Kai, , diucapkan dai dan berarti "grand" atau "greatest". Kanji ini dipakai oleh Grand Kai pada seragam dan topinya. Di Xenoverse 2, topi Grand Kai muncul sebagai aksesori yang bisa dipakai untuk Future Warrior.


17.KANJI TIEN SHINHAN

Kanji Tien Shinhan, , diucapkan sepuluh (atau tien dalam bahasa Mandarin) dan berarti "langit" atau "langit". Tien memakai kanji ini di Dragon Ball Z: Pertempuran Dewa, Dragon Ball Z: Resurrection 'F' dan Dragon Ball Super. Di Xenoverse 2, Tien memakai kanji ini sebagai bagian dari skillset kostum Qipao-nya.


18. KING SAIYAN

Simbol Keluarga Kerajaan Saiyan dipakai oleh orang-orang dari darah kerajaan Saiyan. Simbol ini muncul dicat ke baju besi yang dipakai oleh Raja Vegeta dan anaknya, Vegeta. Di Xenoverse 2, King Vegeta's Battle Armor dapat diperoleh oleh Future Warrior. Meskipun anggota keluarga kerajaan dan secara teknis adalah Pangeran, Tarble tidak memakai simbol ini, mungkin untuk menyembunyikan status bangsawannya saat dia diusir dari Planet Vegeta karena dia dianggap memalukan oleh Raja Vegeta karena sifatnya yang lembut dan tidak adanya agresi. .



image desain: agus_suhada